Tampilkan postingan dengan label (19b) Nov 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label (19b) Nov 2017. Tampilkan semua postingan

Hidup Benar, Hidup Oleh Iman



03-Nov-2017

Ibrani 10:38
Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya."

Apa makna dari mengundurkan diri dari iman?

Apakah itu berarti tidak lagi percaya kepada Yesus? 
Hal ini adalah perkara amat besar dan sering menjadi pertanyaan tentang orang yang tadinya menyatakan diri percaya kepada Kristus, tetapi tiba-tiba menyangkal Yesus. Banyak jawaban dan pendapat akan hal ini.

Mengundurkan diri dari iman tidaklah selalu berati tidak percaya lagi kepada Yesus, tetapi dapat juga berarti tidak lagi memiliki semangat mengikut Tuhan. Tidak berpengharapan. Hubungannya tidak lagi ON dengan Tuhan.

Oleh iman kita diselamatkan. 
Oleh iman kita dibenarkan.
Oleh karena itu sangat beralasan mengapa penulis Ibrani menegaskan bahwa Tuhan tidak berkenan jika seseorang mundur dari imannya.

Galatia 2:16
Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorang pun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.

Dengan iman kita dapat melakukan perkara besar. Tuhan Yesus juga pernah berkata bahwa iman sebesar biji sesawi dapat memindahkan gunung... gunung persoalah hidup.

Iman membuat kita percaya akan perbuatan Allah di masa lalu, saat ini dan waktu yang akan datang.
Iman membuat kita gigih melayani.
Iman membuat kita damai di tengah banyaknya tantangan dan persoalah hidup.
Tanpa iman tidak mungkin kita melihat Allah.
Iman menolong kita untuk berubah dari karakter lama menjadi memiliki karakter baru... karakter Kristus.

Oleh karena itu, mari kita tetap bertumbuh dan semakin kuat dalam iman. 

Selamat belajar...
Selamat bekerja...
Selamat beraktifitas...
Selamat melayani. 

Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Hidup dan Mati Milik Tuhan



02-Nov-2017

Roma 14:8 
Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.

Apa yang kita miliki?

Yang namanya milik kita, mestinya kita bebas melakukan apa saja terhadap  apa yang kita miliki. Kita memiliki hak atas kepunyaan kita. 

Milik kita harusnya tidak menolak kita perlakukan sekehendak kita. Itu artinya hak milik. Kalau kita tidak bebas melakukan sesuatu atas apa yang kita rasa memilikinya, itu berarti kita tidak memiliki hak penuh.

Kita milik siapa?
Apakah kita yang berhak sepenuhnya atas diri kita?

Kita adalah milik Tuhan. Hidup matinya kita... kita tetap milik-Nya.

Oleh sebab itu apakah kita memberi kebebasan sepenuhnya kepada Tuhan untuk memimpin dan mengatur seluruh perjalanan hidup kita?

Terlepas dari banyaknya kekurangan dan kelemahan kita... atau kita memiliki kelebihan-kelebihan tertentu... apapun adanya kita... berbahagialah kita jika kita menyadari bahwa kita adalah milik Tuhan.

Harga dan nilai kita sesungguhnya tidak bergantung kepada apa yang kita miliki atau kita merasa memilikinya. 

Harga diri dan nilai kita bergantung kepada SIAPA yang memiliki kita.

Karena iru marilah kita hidup dengan melakukan apa yang menyenangkan dan mendatangkan hormat kepada DIA SANG PEMILIK.

Berilah kebebasan sepenuhnya kepada Tuhan untuk memakai kita mewujudkan rencana-Nya.

Selamat belajar...
Selamat bekerja...
Selamat beraktifitas...
Selamat melayani. 

Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Memberi Melebihi Emas dan Perak



01-Nov-2017

Kisah Para Rasul 3:3-8
Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah.
Mereka menatap dia dan Petrus berkata: "Lihatlah kepada kami."
Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.
Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.

Harapan dan keinginan seorang pengemis adalah sedekah. Itulah yang terjadi ketika Petrus dan Yohanes pergi ke Bait Allah. Mereka bertemu dengan sorang pengemis yang lumpuh. Sambil bersujud, pengemis itu mungkin mengarahkan tangannya berharap pemberian sedekah dari kantong Petrus dan Yohanes. Namun sayang sekali kantong mereka kosong.

Hari itu adalah hari istimewa bagi pengemis tersebut. Dia memang tidak beroleh sedekah karena Petrus dan Yohanes tidak memiliki uang. Tetapi pengemis itu sembuh dari lumpuhnya. Dia bangkit memiliki pengalaman baru... dapat berjalan pertama kalinya karena sejak lahir dia lumpuh. Setiap hari dia harus diusung. Tetapi sejak hari itu dia dapat berjalan sendiri. Dia pasti senang dan riang gembira pulang ke rumah tanpa harus dituntun.

Tentu ada banyak hal yang dapat dipelajari dari peristiwa itu. Salah satu adalah dari sisi Petrus dan Yohanes. 

Mereka ini tak punya sesuatu yang tampak mahal. Bayangkan saja... mereka tak bisa memenuhi harapan seorang pengemis yang berharap sekedar sedekah. Berapalah sedekah? Tentu sedekah tidaklah banyak. Uang receh saja. Itupun tak bisa mereka beri.

Namun Petrus dan Yohanes dalam kesederhanaannya memiliki sesuatu yang tak ternilai. Mereka adalah murid Yesus. Mereka adalah rasul. Mereka hamba Kristus. Walau mereka tak punya emas dan perak untuk diberi, tapi mereka memiki sesuatu di atas harapan dan tak terduga oleh pengemis itu... kesembuhan.

Mungkin kitapun tidak berkapasitas besar untuk memberi, tetapi dalam Yesus kita berarti. Walau mungkin kita tidak dapat memberi emas dan perak, bahkan mungkin kita tidak diberikan Tuhan karunia untuk membuat orang lumpuh fisik dapat berjalan, namun dalam nama Yesus...
• Kita dapat membangkitkan orang yang lumpuh hatinya untuk bersemangat
• Kita dapat menghibur orang yang sedang berduka
• Kita dapat memulihkan keceriaan bagi orang yang bersedih
• Kita bisa menjadi sahabat bagi orang yang kehilangan
• Kita bisa menjadi penengah dan pendamai bagi orang yang sedang berselisih. 
Bahkan paling penting adalah kita memperoleh penghargaan karena dipercayakan menjadi saksi Kristus untuk membawa jiwa kepada Yesus untuk diselamatkan.

Sungguh ada banyak hal yang dapat kita bagikan dari hidup kita sehari-hari melebihi emas dan perak

Tuhan memberi kesempatan bagi kita melakukan perkara ajaib tak terpikirkan dan tak terduga melalui hidup kita. Syaratnya adalah kita tetap setia, taat dan terus bertumbuh dalam pengenalan akan Yesus.

Teringat akan lagu sekolah minggu jaman dahulu...

Emas dan perak ku tak punya

Tapi yang ada kan kubri

Dalam nama Tuhan Yesus

Bangkit dan berjalanlah



   Jalan lompat dan puji Tuhan

   Jalan lompat dan puji Tuhan

   Dalam nama Tuhan Yesus

   Bangkit dan berjalanlah

🎧🎤🎵🎶🎼🎻🎹🎷🎺🎸

Selamat belajar...
Selamat bekerja...
Selamat beraktifitas...
Selamat melayani. 

Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...