Hidup Kita Ditera Dengan Firman-Nya


15 Juli 2019

Mazmur 139:23-24
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Di tengah kekurangan dan kelebihannya sebagai manusia, Daud sungguh membuka dirinya di hadapan Tuhan.

Daud mempersilahkan Tuhan untuk menyelidiki dan mengenal hatinya. 

Daud siap dikoreksi jika jalannya salah. Ini adalah bentuk penyerahan diri secara total kepada Allah.

Kita juga diajak seperti Daud untuk membuka diri di hadapan Allah untuk dikoreksi. 

Untuk itu ada tuntunan firman Tuhan sebagai standar hidup kita. Itulah sebabnya mengapa kita perlu merenungkan firman Tuhan setiap hari. 

Dengan merenungkan firman Tuhan, jalan-jalan hidup kita akan terkoreksi. Ibarat alat ukur... hati dan pikiran kita perlu DITERA agar tepat... tidak melenceng. Jika ada lencengan kecil, segera dapat dibetulkan. Jika tidak, maka kesalahan yang semula tampak kecil dapat semakin membesar... dan ini berbahaya! 
Jadi haruslah waspada!

Sahabat yang kekasih... marilah kita membuka hati dan pikiran kita di hadapan Tuhan dengan bertekun dalam firman-Nya. Hanya itulah satu-satunya cara agar perjalanan hidup kita hingga titik akhir berada pada jalur yang benar... dan itu sangat berkenan di hati Allah. 
Mari lakukan itu !

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dalam menempuh perjalanan hidup kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Berharaplah Kepada Tuhan


14 Juli 2019

Mazmur 38:15 
Sebab kepada-Mu, ya TUHAN, aku berharap; Engkaulah yang akan menjawab, ya Tuhan, Allahku.

Dalam Mazmur 38, Daud bergumul  dengan menyadari kesalahannya di hadapan Tuhan. 

Juga Daud merasakan para sahabatnya yang menjauhkan diri, bahkan ada yang membenci, memusuhi serta merancangkan kejahatan terhadap dirinya. Daud merasa sendirian dirundung duka... seolah tidak ada yang peduli.

Akan tetapi Daud mengambil langkah yang tepat. Daud  datang kepada Tuhan dengan keyakinan penuh. Dalam ayat di atas, Daud berseru kepada Tuhan. Dia berharap dan yakin Tuhan akan menjawab dan memberi kekuatan.

Mungkin kita juga sedang dalam posisi rumit merasakan beban hidup seperti pengalaman Daud. Dalam hal ini, kita diingatkan untuk datang kepada Tuhan... berserah kepada Tuhan. 

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Permata Yang Hilang


13 Juli 2019

Lukas 15:8-10 
"Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."

Baru-baru ini ada seorang ibu kehilangan anting sebelah. Sebetulnya bukan hilang, tapi tidak kelihatan terjatuh entah di mana.

Sang ibu sungguh merasa sedih, sebab perhiasan itu hadiah yang dibeli oleh ibunya tercinta 60 tahun lalu. 

Dicari-cari dan ditelusuri kemana saja kemungkinan jatuhnya anting itu. Sampai-sampai anak cucunya ikut bantu mencari. Tak ketemu juga.

Karena hampir putus asa, ibu yang terkasih berdoa sungguh kepada Tuhan sambil menangis... memohon agar antingnya ditemukan.

Puji Tuhan, pagi hari ketika bangun, sang ibu merasakan ada sesuatu, tersentuh mungkin oleh kakinya benda kecil. 

Ternyata benda kecil itu adalah perhiasan yang dicari-cari... ditemukan !

Tak terkatakan betapa gembira dan bahagianya ibu itu. Anaknya yang ikut bantu di lain tempat ditelepon diberitahu bahwa antingnya sudah ketemu. 

Semua keluarga berbahagia.

Dari kesaksian ibu terkasih, perumpamaan Tuhan Yesus dalam perikop di atas semakin terasa maknanya. Bahwa Allah sungguh merindukan manusia yang terhilang oleh karena dosa. Untuk itu Tuhan Yesus datang.

Begitu manusia ditemukan oleh karena percaya dan menerima Kristus... ada sukacita surgawi.

Apakah kita rindu menjadi teman sekerja Allah mencari manusia sebagai permata-permata Tuhan yang terhilang ?

Apakah kita sedang terlibat langsung atau tidak langsung dalam Amanat Agung Kristus?

Ada banyak pekerjaan baik untuk kita lakukan dalam hidup ini, namun tugas mulia dan sangat berarti adalah mencari jiwa-jiwa terhilang. Itu adalah perintah utama Yesus, sebab untuk itu Dia datang, dan kelak dalam kedatangan-Nya kembali, itu pulalah pertanyaan utama-Nya kepada anak-anak-Nya yang telah ditebus.
Mari beri hati dan perhatian kepada hal ini!

Selamat berlibur.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dalam mencari dan menemukan permata-permata terhilang. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Apakah Yang Mempengaruhi Anda?


12 Juli 2019

Mazmur 119:105
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Ada beberapa orang terkena kasus matanya rusak karena kelamaan menggunakan komputer. Radiasi cahaya dari monitor komputer terlalu kuat dalam waktu sekian lama, sehingga mata kurang kuat menghadapinya.

Begitu juga dengan HP kita, ada beberapa efek buruk ke mata kita jika terlalu lama dipakai tanpa jedah.

Begitulah pemandangan saat ini, dimana-mana orang sibuk dengan HP di tangan. Benda ini begitu luar biasa pengaruhnya dalam merubah pola hidup manusia dibanding jaman dahulu sebelum barang ini ada.

Sebagaimana HP merubah pola hidup manusia... seandainya seperti itulah juga kuatnya pengaruh firman Tuhan merubah pola hidup kita... sungguh indah sekali

Pemazmur katakan bahwa firman Tuhan adalah pelita untuk menerangi langkah-langkah kita hendak ke mana kita harus menuju dan melangkah... maka pertanyaannya:
• Apakah kita masih terus merindukan firman Tuhan untuk merubah  dan membaharui hidup kita?
• Apakah kita masih tetap menyediakan waktu yang terbaik untuk merenungkan firman Tuhan?

S e m o g a  ! !

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Ku Tidak Takut Sbab Tuhan Bersertaku


11 Juli 2019

Mazmur 23:4  
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Jalan kehidupan kita tidak selalu mulus. 

Apa yang terjadi tidak selalu sesuai harapan dan ekspektasi kita. Orang-orang sekitar kita tidak selalu memuaskan, bahkan sering tidak mengerti kita. Perlakuan mereka sering terasa menyakitkan dan menyesakkan. Hak kita ditahan atau diselewengkan. Orang yang kita sangka baik berprilaku buruk terhadap kita. 

Keadaan seperti itu boleh terjadi dalam keluarga, di tempat kerja, dengan tetangga, kelompok masyarakat, bahkan di gereja.

Pada saat seperti itu, seolah kita berada dalam suasana tidak nyaman. Pemazmur ungkapkan situasi tersebut seperti berada dalam lembah yang kelam. Dalam lembah dapat berarti terkurung, seolah tak bergerak... statis di situ-situ saja terus... tidak bebas bergerak. 
Kelam artinya gelap atau samar-samar. Penglihatan tidak jelas. 

Dalam lembah yang kelam tentu tidaklah nyaman. Bahkan kita merasa berbahaya dan  terancam.

Akan tetapi dalam naungan kasih sayang Tuhan, kita tidak akan pernah gentar dan tidak takut. Sebab Tuhan beserta kita. 

Hati dan perasaan kita boleh disakiti dan diperlakukan semena-mena oleh orang-orang yang merasa dirinya memiliki kuasa; akan tetapi Tuhan akan menghibur dan menyembuhkan kita. 

Seandainya saya dan para sahabat sedang merasakan hal seperti itu... bersabar sajalah. Itulah pilihan terbaik. Tuhan akan tunjukkan kebenaran-Nya pada saat yang tepat.

Mari terus maju dengan semangat untuk bekerja, berkarya dan melayani.
Terpujilah Tuhan.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

TUHAN Maha Besar


10 Juli 2019

Mazmur 96:4
Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.

Dengan meyakini dan menyadari kebesaran Allah, sepatutnyalah kita bersyukur dan dengan sikap rendah hati menaklukkan diri kita kepada-Nya.

Tidak ada ukuran ataupun dimensi yang dapat kita buat untuk mengetahui keberadaan-Nya. Dimensi yang kita pahami sangat terbatas. 

Kuasa Allah tidak dapat dibandingkan dengan kuasa manapun. Segala sesuatu tunduk kepada Dia. 

Alangkah indahnya bahwa kita yang percaya diangkat-Nya menjadi anak-anak Allah Yang Maha Tinggi. 

Sebab itu hai jiwaku... 
Muliakanlah Dia!
Tinggikanlah Dia!
Tunduklah kepada Dia!

Mazmur 103:2
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Darah Kristus Membuat Kita Bersaudara


9 Juli 2019

Efesus 2:13 
Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.

Apa yang membuat orang-orang merasakan kedekatan satu sama lain? Mungkin penyebabnya adalah:
• karena keluarga... sedarah; barangkali dari sinilah mungkin muncul istilah saudara... sedarah,
• karena merasa senasib,
• karena seprofesi,
• karena semarga,
• karena almamater sama,
• karena kesukaan sama,
• karena sekampung,
• karena saling membutuhkan,
• karena ... ... ...

Sesungguhnya bagi kita, pemersatu yang paling kokoh adalah persaudaraan kita di dalam Kristus. 

Dalam Kristus kita sudah menjadi dekat. Kita yang dahulu tidak saling kenal, kita berbeda dalam banyak hal, namun sudah amat dekat di dalam Yesus. Terkadang terasa kedekatan kita dalam Yesus, seolah terasa lebih kuat dari saudara sendiri.

Dan yang lebih luar biasa adalah bahwa persaudaraan kita bersifat kekal dan abadi.

Mari kita bersyukur kepada Tuhan atas kasih-Nya, sebab itu yang mempersatukan kita. Kita sungguh memiliki banyak sahabat dan saudara di dalam Tuhan Yesus.
P u j i   T u h a n   ! !

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...