Lakukan yang Membangun dan Menyehatkan


7 Desember 2019

1 Korintus 6:12  
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.

Sesuatu yang dilarang, tentulah tidak boleh atau jangan dilakukan. Akan tetapi tidaklah berarti sesuatu yang karena tidak dilarang kita lakukan saja spontan tanpa pernah berpikir untuk apa.

Rasul Paulus membuat suatu prinsip penting dalam hidupnya, yaitu dia melakukan apa yang berguna. Rasul Paulus tidak membiarkan diriya diperhamba oleh apapun, selain diperhamba oleh Kristus.

Kita adalah anak-anak Allah. Kita adalah hamba-hamba Allah. Biarlah dalam pikiran kita, kita selalu memikirkan apa yang baik. Dalam rencana dan tindakan kita, mari kita melakukan apa yang bermanfaat dan berguna bagi orang lain. 

Untuk diri kitapun, perbuatlah apa yang berguna untuk kesehatan rohani, kesehatan jiwa, dan kesehatan fisik, agar kita dimampukan maksimal dan optimal berbuat apa yang baik untuk panggilan dan tujuan hidup kita masing-masing. 
Jangan merusak diri!

Mari kita semakin patuh dan terikat menjadi hamba Yesus Kristus, dan mari kita semakin menjauh dari bentuk-bentuk keinginan dan gaya hidup yang tidak berguna... meskipun hal itu tidak dilarang.

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan membimbung hidup kita.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Anda Direndahkan-Nya atau Ditinggikan-Nya?


6 Desember 2019

Mazmur 75:6-7
Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu, tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain.

Kita sering berpikir dan berupaya agar dari berbagai arah, baik barat maupun timur, untuk dapat membuat kita ditinggikan dan mendapat kehormatan. Mungkin juga dari utara dan selatan, bahkan dari padang gurun kita harap-harapkan kemuliaan itu datang buat kita.

Akan tetapi bagi orang yang telah percaya, kehormatan dan kemuliaan datang dari ATAS... dari Allah.

Tanpa bermaksud mengabaikan, meski banyak kehormatan dan kemuliaan kita peroleh di dunia ini, namun bila Allah kelak merendahkan kita, apalah artinya? 
Sia-sia !

Oleh sebab itu marilah kita hidup dengan cara sedemikian rupa, sehingga Nama Allah dimuliakan dan dijunjung tinggi. Dan pada gilirannya dan waktu yang Allah tentukan, kitapun dimuliakan dan ditinggikan Allah dengan cara-Nya.
P u j i  T u h a n   ! !

Selamat belajar.
Selamat beribadah 
Selamat melayani.

Tuhan memberkati kita.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Tuhan tidak Melupakanku, itu cukup


5 Desember 2019

Ibrani 6:10
Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.

Keadilan dan keagungan Allah akan Dia nyatakan dalam bentuk bahwa Dia tidak akan melupakan kita. Dia akan mengingat kita, termasuk apa yang kita lakukan kepada Dia sebagai respons kita tehadap kasih-Nya.

Biarlah kita lupa akan perbuatan-perbuatan kita yag dianggap sebagai kebaikan atau pelayanan kepada orang, agar kita tidak merasa berjasa

Toh bagaimanapun Allah tidak akan lupa kepada kita, maka biarlah yang selalu kita ingat dan simpan dalam hati kita adalah betapa baiknya Allah kepada kita. Inilah sebuah cara agar kita senantiasa merasa cetek dan kecil di hadapan Allah. Hal ini juga menolong kita untuk tetap bersikap hamba sahaya di dalam hadirat Tuhan.

Jadi tetaplah semangat bekerja. Tetap semangat melayani tanpa berpikir dan tanpa menimbang-nimbang apa yang akan Allah beri. Jadilah kawan sekerja Allah. 

Dalam keadilan Allah, ambillah selalu sikap hati paling bawah di hadapan Tuhan. Allah adil dan Allah tidak lupa kepada kita, itu dahsyat!, sehingga kita memang sudah besar di dalam Tuhan, jadi buat apa lagi merasa besar?

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Yesus Makin Besar dalam Hidupku


4 Desember 2019

Yohanes 3:30 
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Dalam kesaksian Yohanes tentang Yesus, dia membuat sebuah pernyataan kebenaran yang semestinya kita juga seperti itu. 

Yohanes berkata bahwa Yesus harus semakin besar dan dirinya semakin kecil

Tentu saja YESUS MAHA BESAR, tetapi persoalannya adalah:
• Apakah pengaruh Yesus semakin besar dan mengalahkan keinginan kita yang terkadang ingin besar dalam berbagai bentuk secara tidak wajar?
• Apakah pengaruh-Nya dan ajaran-Nya menjadi sesuatu yang terus semakin mempengaruhi hidup kita untuk berbuat dan bertindak memenuhi keinginan-Nya?

Terkadang pengakuan manusia atas kita yang kita cari-cari serta ingini dan perjuangkan... yang berakibat kebalikan dari pernyataan Yohanes yang terjadi dalam diri kita yaitu: Dia semakin kecil, dan diri kita semakin dibesar-besarkan. Janganlah!

Sebagai murid-murid Yesus yang terus bertumbuh, mari kita beri diri kita semakin dikuasai dan ditaklukkan Yesus

Biarlah segenap perintah-Nya mewarnai segenap tindakan kita. Itulah salah satu makna bahwa Dia semakin besar dan diri kita semakin kecil.
S e m o g a  ! !

Dia harus semakin bertambah
Ku harus semakin berkurang
Nama Yesus saja disembah
Ku di tempat paling belakang

Bila Yesus ditinggikan
Dan salib-Nya diberitakan
Pasti Dia menarik semua orang
Datang kepada-Nya sekarang
πŸŽ»πŸŽ·πŸŽΉπŸ”ŠπŸŽΆπŸŽ΅πŸŽΌπŸŽΈ

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Roti Hidup


3 Desember 2019

Yohanes 6:48 
Akulah roti hidup.

Sabda Yesus dalam ayat ini begitu singkat, hanya tiga kata, namun maknanya sangat dalam yang berdampak bagi manusia.

Roti adalah sumber energi yang dapat membuat kita hidup. Dengan makan roti kita dapat melakukan aktifitas kita setiap hari. Oleh karena itu bila kita teratur memakan roti, atau sejenisnya, bagi kita nasi mungkin, maka fisik kita akan kuat berenergi.

Namun kehidupan kita tidaklah fisik saja, tetapi ada yang lebih penting malah, yaitu jiwa dan rohani kita. Untuk itu kita butuh ROTI HIDUP; Yesus Kristus.

Sudahkah kita memiliki ROTI HIDUP itu? 
Sudahkah kita menjadi milik dari ROTI HIDUP itu?

Bila sudah... Puji Tuhan!

Bila belum, percayalah dan terimalah ROTI HIDUP itu agar kita hidup hingga kekekalan nanti. 

Bagi yang telah menerima ROTI HIDUP, tetaplah yakin akan Dia. Selanjutnya, wartakanlah kepada orang lain, agar semakin banyak orang memiliki ROTI HIDUP... semakin banyak orang diselamatkan jiwanya menjadi milik Yesus. Itu adalah tanggung jawab kita.

Selamat belajar.
Selamat berkerja.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai kita.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Celikkanlah Mata Hatiku Tuhan


2 Desember 2019

Lukas 18:41-42 
"Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang itu: "Tuhan, supaya aku dapat melihat!" 
Lalu kata Yesus kepadanya: "Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!"

Sederhana sekali permintaan orang buta itu kepada Yesus; dia meminta kebutuhannya, yaitu agar dia dapat melihat.

Seandainya Allah bertanya kepada kita saat ini, "Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?
Kira-kira apa yang akan kita minta? 
Pasti banyak ragamnya yang akan kita ajukan. Sangkin banyaknya, mungkin kita tidak tahu lagi permintaan apa yang ditempatkan di nomor urut satu. Semua menjadi begitu amat penting... bingung...

Mungkin mata kita secara fisik sangat bagus... mencrang... bersyukurlah akan hal itu... 
Akan tetapi apakah mata hati kita juga sebaik dan sebagus mata fisik kita melihat KEAGUNGAN TUHAN ?

Permintaan orang yang buta itu memberi pencerahan kepada kita, agar mestinya nomor urut satu permintaan kita adalah agar mata hati kita dicelikkan dan dibukakan oleh Tuhan untuk melihat KEAGUNGAN, KEBENARAN dan RENCANA Allah atas diri kita masing-masing. 

Kita memohon agar hati dan pikiran kita tidak digelapkan dan tidak diombang-ambingkan oleh kebisingan dan hingar-bingarnya dunia ini. 

"Tuhan, aku memohon agar Engkau tetap membuka dan menajamkan hati dan pikiranku akan panggilan hidupku di dalam rencana-Mu atas dunia ini... Amin"

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus berkati.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Jangan Salah Alamat


1 Desember 2019

Mazmur 146:5
Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya

Betapa sering kita mencari atau berusaha dekat dengan figur seseorang yang memiliki kuasa

Kita akan merasa aman dan senang jika kita mengenal dan memiliki hubungan khusus dengan orang yang memiliki power

Salah satu harapan kita adalah agar mendapat pertolongan dari figur tersebut di dalam apa yang dirasa perlu dan diinginkan. 

Sesungguhnya kita memiliki SUMBER PERTOLONGAN, bahkan SUMBER HIDUP, yaitu Allah Bapa kita. Allah kita adalah Allah Yakub, bukan allah lain. Allah Yakub tersebut kita kenal di dalam Yesus Kristus. 
Jangan salah alamat!

Oleh sebab itu, mari kita serahkan dan arahkan hati kita sebulat-bulatnya kepada Allah Yakub. Letakkan segala pengharapan dan kerinduan kita kepada-Nya. 
Jangan bimbang dan jangan ragu! 

Doa kita:
Ya Allah... dalam jalan-Mu dan dengan cara-Mu, taklukkanlah hati kami ini untuk berserah sepenuhnya kepada-Mu. Ingatkan dan yakinkan kami bahwa Engkaulah SUMBER HIDUP dan SUMBER PERTOLONGAN kami. Amin.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan menolong kita sepenuhnya. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...