Harga Yang Harus Dibayar

8 Februari 2019

Filemon 1:1
Dari Paulus, seorang hukuman karena Kristus Yesus dan dari Timotius saudara kita, kepada Filemon yang kekasih, teman sekerja kami

Dalam suratnya kepada Filemon, Rasul Paulus menyatakan dirinya sebagai seorang hukuman karena Yesus Kristus.

Rasul Paulus menyatakan dirinya apa adanya bahwa dia memang sedang dipenjarakan....
Filemon 1:9b
Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus.

Tentu kita tidak senang dipenjarakan... janganlah!  Namun Rasul Paulus alami itu karena Kristus.

Hal tersebut mengingatkan kita bahwa memang ada harga yang harus dibayar karena setia kepada Yesus. 

Bagi kita mungkin bukan penjara, tetapi sesuatu yang lain berupa pergumulan atau tantangan hidup serta kesulitan tertentu oleh karena kita murid Yesus. Masing-masing kita berbeda salib yang diijinkan Tuhan untuk kita lalui.

Mari kita terus belajar untuk tidak khawatir berlebihan atas semua masalah kita, terutama yang berhubungan dengan keyakinan kita di dalam Yesus. 

Adanya rasa cemas dan khawatir serta bimbang... biasalah itu di dunia ini. Dunia ini tidak akan pernah ideal bagi kita. Justru dalam ketidak idealan itulah iman kita kepada Yesus diuji... dan kita harus menang atas pertolongan Kristus.

Marilah kita tetap setia kepada Kristus walau ada salib-salib yang  harus dijalani. Arahkanlah hati dan pikiran kita kepada Yesus. 
Pandanglah Dia ! !

Ibrani 3:1
Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus.

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan menguatkan iman kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Memberi Sesuatu Yang Bernilai

7 Februari 2019

Kisah Para Rasul 3:6-7
Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.

Ketika Petrus dan Yohanes bertemu dengan seorang yang minta sedekah, Petrus berkata bahwa emas dan perak, artinya sesuatu yang diharapkan peminta-minta itu tidak dapat dipenuhi.

Mungkin sejenak peminta-minta itu merasa kecewa sebab harapannya akan sedekah tidak dia peroleh.

Namun peminta-minta yang lumpuh itu menerima lebih dari apa yang dia harap. Dalam Nama Yesus yang diucapkan Petrus, dia sembuh dari penyakitnya. Dia sembuh dari kelumpuhan yang sangat mengganggu hidupnya selama ini.

Mungkin kita juga sama seperti Petrus. Tidak semua kita memiliki kapasitas materi "emas dan perak" untuk diberikan ke orang lain. Namun di balik itu, di dalam Nama Yesus kita dapat memberi sesuatu yang bernilai kepada orang lain. 

Kita dimampukan oleh Kristus membangkitkan dan menguatkan iman orang-orang sekitar kita. Kita diberi kesempatan menyaksikan apa yang kita telah terima dari Yesus yaitu keselamatan... hidup kekal. Sebab itu wartakanlah Yesus !

Sesungguhnya banyak hal positif yang dapat kita lakukan untuk saling membangun. Banyak yang nampaknya perkara sederhana, tapi justru sangat berguna menolong orang-orang sekitar kita bila hal itu kita lakukan. Hanya saja kita sering lupa itu... kita mengabaikannya. 

Mari kita lihat diri kita. Sebagai anak-anak Tuhan, pastilah ada yang bermanfaat yang dapat kita bagikan. 

Sapaan bersahabat, senyuman tulus, kata-kata pembangkit motivasi, tegur sapa santun, dan sebagainya... dapat kita berikan hari ini juga. 
Berikanlah ! !

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Rendahkanlah Dirimu Di hadapan Tuhan

6 Februari 2019

Yakobus 4:10
Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.

Tentu kita meyakini bahwa Tuhan Maha Tinggi. Semua ciptaan-Nya tunduk kepada-Nya. Namun sering bagi kita terasa sulit menundukkan diri di hadapan Dia. Artinya sulit bagi kita untuk taat kepada apa yang Dia mau.

Sering hati kecil kita protes terhadap tindakan dan kerinduan Tuhan atas diri kita. Pertanyaan mendasar kita sering adalah, "Mengapa begini ?!. Mengapa tidak begitu ?!"

Sesungguhnya jika kita tunduk atau tidak tunduk, posisi Tuhan tidak berubah. Dia tetap Maha Tinggi. Tuhan sama sekali tidak bergantung kepada ketaatan kita. Dia tetap berada sebagaimana Dia. 

Yang beruntung adalah kita sendiri jika kita taat dan tunduk kepada Tuhan. Keadaan dan status kita BAIK dan ON jika kita menuruti Dia. Rasul Yakobus katakan kita akan ditinggikan Tuhan jika kita merendahkan diri di hadapan-Nya. Sebaliknya adalah kita akan direndahkan jika meninggikan diri.

Sesungguhnya kita akan merasa damai dan bahagia jika kita tunduk kepada apa yang Tuhan kehendaki. 

Sebab itu mari kita terus berbenah diri untuk merendahkan hati di hadapan Tuhan. Mari kita merelakan diri untuk dipimpin oleh Tuhan Yesus dalam semua keadaan.

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Untuk Memuliakan Tuhan

5 Februari 2019

Mazmur 146:2
Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.

"Terima kasih !"... begitulah suara terdengar dari sebuah kotak alat absensi ketika jari kita disentuhkankan ke sensornya sebagai tanda kita hadir di kantor. Senang juga mendengar suara itu.

Jika gagal sentuhan jari kita, akan terdengar suara, "Silahkan coba lagi !"

Seandainya kita bisa membuat sesuatu, mungkin itu berupa alat instrumentasi, atau sesuatu yang lain... apa gerangan kita buat agar kita senang merasa dihormati?

Mungkin kita ingin membuat suara-suara memuji-muji kita, suara yang mengatakan: kita baik, kita gagah, kita cantik, kita terhormat, kita disanjung tinggi...

Tuhan Pencipta. Dia dengan begitu mudahnya menjadikan apapun yang Dia mau. 

Dalam KEMAHAKUASAAN-NYA, Tuhan menciptakan manusia untuk memuliakan Dia. 
Kita diciptakan untuk menyembah Dia. 
Kita diciptakan untuk menyatakan bahwa Dia Agung. 
Kita diciptakan untuk senantiasa menghormati Dia.

Oleh karena itu, selagi kita ada, selagi kita masih hidup, selagi nyawa kita masih di kandung badan... mari kita hidup memuliakan Tuhan. 

Mari kita secara verbal dengan kata-kata memuji-muji Tuhan Yesus setiap hari. 

Dan sejajar dengan itu, mari kita memuliakan Tuhan melalui sikap hidup dan kesungguhan hati  bekerja dan melakukan seluruh tanggung jawab profesi dan pelayanan kita.

Mazmur 34:3
Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan beserta kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Tahukah Anda Sedang Berjalan Lurus atau Belok?

4 Februari 2019

Amsal 21:2 
Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati.

Ada seorang yang menelusuri sebuah jalan. Dia merasa bahwa lintasannya lurus dan aman, namun bagi orang yang melihat dari ketinggian tertentu, jalannya itu berbelok-belok penuh liku serta ada bahaya menanti.

Kita sering merasa apa yang kita lakukan dalam hidup ini sudah baik dan benar. Kita sering berpatokan kepada apa yang kita pikir baik. 

Kita sering mentolerir dan berkompromi dengan kesalahan-kesalahan yang kita rasa biasa-biasa saja. Padahal kesalahan tersebut dalam jangka panjang dapat berakibat fatal.

Agar terhindar dari akibat buruk dari keputusan kita yang tidak tepat...
• kita perlu berdoa untuk dengar-dengaran akan suara Tuhan,
• kita perlu memahami kehendak Tuhan dengan berpedoman kepada firman-Nya yang tertulis, sebab kehendak-Nya tidak mungkin bertentangan dengan firman-Nya,
• kita perlu belajar dan terbuka kepada nasihat orang yang berpengalaman, terlebih dari orang-orang yang takut akan Tuhan.

Siapapun kita, kita tidak mungkin berjalan  sendiri menurut pandangan kita tanpa melibatkan Tuhan. 

Kita juga butuh orang-orang di sekitar kita dan kita juga dibutuhkan mereka untuk saling melengkapi.

Mari kita memiliki hati yang terbuka kepada Tuhan, dan berilah diri kita diperkaya oleh orang-orang yang mengasihi Tuhan dalam hidupnya.

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Karena Tidak Kenal

3 Februari 2019

Yohanes 16:1-3
"Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.”

Orang yang tidak mengenal Kristus selalu ada kemungkinan berbuat dan melakukan sesuatu kepada kita apa yang tidak kita sukai.
Anehnya mereka merasa perbuatannya benar. Mereka menyangka sedang berbakti kepada Tuhan yang mereka sembah. Mungkin mereka merasa dapat pahala besar dengan tindakannya terhadap kita.
Dalam hal itu Yesus berkata agar kita tidak kecewa ikut Yesus. Yesus meneguhkan kita agar tetap semangat ikut Dia.

Semua itu dilatarbelakangi ketidakmengertian mereka akan siapa Yesus. Mereka tidak mengenal Yesus.
Oleh sebab itu cara terbaik adalah bukan membenci mereka. Apa lagi di dalam Kristus tidak ada ajaran kebencian
Paling baik adalah doakan agar hati dan pikiran mereka dibukakan untuk dapat mengenal Yesus.

Kita sendiri secara kelompok maupun secara pribadi, dengan hikmat dan kuat kuasa Roh Kudus, mari kita membuat Yesus dikenal oleh orang-orang di sekitar kita. 
Dari sikap dan perbuatan serta kata-kata, marilah kita hidup seperti apa yang Yesus ajarkan. 
Dalam hal ini memang ada 2 kutub ekstrim yang mungkin kita dapatkan... kita akan diterima karena mereka menjadi mengenal Yesus atau malah kita semakin dibenci. Tidak apalah, kita tentu harus siap menerima apapun. 

Namun selama apa yang kita lakukan itu berdasarkan apa kata Yesus, maka kita akan berbahagia.
Matius 5:11-12
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan menjaga dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Percaya Yesus Sepenuhnya

2 Februari 2019

Yohanes 14:11 
Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Tuhan Yesus sangat menekankan agar kita tidak ragu ragu bahwa Dia adalah Allah. Tuhan Yesus di dalam Bapa, dan Bapa di dalam Tuhan Yesus... SATU adanya.

Kalau sampai ada yang masih ragu-ragu, lihatlah hidup Yesus dan apa yang dikerjakan-Nya, antara lain: 
• Kedatangan-Nya dinubuatkan oleh para nabi dan digenapi
• Dia mengalahkan iblis ketika dicobai.
• Dia mengusir setan, setan gemetar dan takut kepada Yesus
• Dia menyembuhkan orang sakit
• Dia membangkitkan orang mati
• Dia rela mati disalib serahkan nyawa-Nya sebagai korban penebus dosa
• Dia bangkit dari kematian mengalahkan maut
• Dia naik ke Surga
• Dia akan datang kembali. Kita dalam penantian. Dia segera kembali.
• Dan sebagainya...

Sungguh masih banyak lagi yang harus diceritakan untuk menjelaskan SIAPA YESUS melalui pekerjaannya, sehingga dengan itu kita percaya bahwa Yesus adalah Allah. 
Tuhan Yesus adalah Mesias. 
Tuhan Yesus adalah Juruselamat.

Seorang polisi tak perlu ngaku-ngaku bahwa dia polisi. Yang penting kita lihat sajalah pakaian seragamnya dan ke kantor mana dia pergi setiap hari. Dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa dia adalah polisi sungguhan, bukan polisi gadungan.

Seorang guru tak perlu menyebut dirinya guru. Lihat sajalah bahwa dia mengajar di sekolah setiap hari. Ada banyak murid yang dia didik di sana. Kita dapat simpulkan bahwa dia adalah guru sejati, bukan guru palsu.

Tak perlu seorang direktur menjelaskan bahwa dia direktur. Cukup kita lihat bahwa dia pergi ke kantor perusahaannya dan dia mengatur banyak bawahannya di sana. Sehingga kita katakan dia betul-betul direktur, bukan ecek-ecek.

Ada orang tertentu yang terkenal... dan dalam media massa sering dia sebut-sebut bahwa tidak ada dalilnya Yesus mengatakan diri-Nya Tuhan. Oleh ceramahnya itu, banyak orang tinggalkan Yesus. 
Apakah ini sandiwara? 
Kurang jelas juga. 
Namun adalah suatu kebodohan bagi siapapun yang telah mengaku percaya, lantas meninggalkan Yesus.
Janganlah ! !

Sesungguhnya Yesus dalam beberapa ayat dalam firman Tuhan langsung dan eksplisit mengatakan bahwa Dia adalah Tuhan. Namun masalahnya orang tak percaya. Maka itu Yesus bilang,  "Lihat apa yang Aku lakukan dan kerjakan!"

Walaupun mulut saya berbuih-buih mengatakan saya Bupati, tapi kalau saya tidak betaktifitas di kantor Bupati serta tidak melakukan pekerjaan seorang Bupati, janganlah percaya!

Namun bila saya ngantor ke kantor Bupati dan beraktifitas sebagai seorang Bupati, percayalah bahwa saya seorang Bupati yang syah.

Jadi tidak perlu ragu bahwa Yesus adalah Allah. Dia melakukan pekerjaan ILAHI

Tetaplah setia kepada Yesus, walau banyak tantangan dan mahal harga yang harus dibayar melalui pergumulan hidup. 
Surga menanti !
Kemuliaan Kristus bagian kita !
Puji Tuhan !

Jangan tinggalkan Yesus, walau menggiurkan imbalannya dan hidup nyaman yang dijanjikan.
Kebinasaan kekal menanti ! 
Mengerikan !

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus beserta kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...