Sumber Damai Sejahtera

13 Februari 2019

Filipi 4:7
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Damai sejahtera yang sesungguhnya dan yang sejati datangnya dari Allah. Damai dari Allah melebihi apa yang dapat kita pikirkan.  

Kita tentu perlu memikirkan dan merencanakan serta berbuat apa yang mendatangkan damai. Kita harus berupaya dan berkerja sama untuk itu. Namun bila dari upaya kita saja, tidaklah cukup dan tidak lengkap untuk membuat kita damai. Harus disertai dengan campur tangan Tuhan. Kita harus libatkan Dia. 

Tuhanlah SUMBER damai sejahtera yang dapat melewati batas-batas apa dapat kita usahakan untuk hidup berbahagia.

Damai sejahtera menyangkut terpenuhinya kebutuhan jasmani, jiwa dan rohani. Dalam hal itu kita sering hanya dapat memenuhi kebutuhan jasmani saja, ditambah sedikit pemenuhan kebutuhan jiwa berupa kepuasan emosi. 

Namun yang tidak dapat kita lakukan adalah memenuhi kebutuhan rohani kita. Dalam area ini, Tuhan yang harus mengisi. Tuhan Yesus yang dapat memenuhinya, tidak ada yang lain... hanya Dia saja.

Oleh sebab itu kita bersyukur... bersyukurlah !, sebab Tuhan Yesus ada di dalam hati kita. Dia memberi damai sejahtera melebihi apa yang dapat kita pikirkan.

🎢🎡🎼🎻🎷🎸🎹🎺

       KU BERBAHAGIA
1
Ku Berbahagia Yakin Teguh
Yesus Abadi Kepunyaanku
Aku Warisnya Ku Ditebus
Ciptaan Baru Rohul Kudus

Reff
    Aku Bernyanyi Bahagia
    Memuji Yesus Selamanya
    Aku Bernyanyi Bahagia
    Memuji Yesus Selamanya

2
Masa Sempurna Nikmat Penuh
Suka Sorgawi Melimpahiku
Lagu Malaikat Amat Merdu
Kasih dan Rahmat Besertaku

3
Aku Serahkan Diri Penuh
Dalam Tuhanku Hatiku Teguh
Sambil Menyongsong Kembali-Nya
Ku Diliputi Anugerah

🎢🎡🎼🎻🎷🎸🎹🎺

Puji Tuhan ! !

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberi kita damai sejahtera sejati.  
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Panggilan dan Pilihan Makin Teguh

12 Februari 2019

2 Petrus 1:10
Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.

Kita dipanggil untuk diselamatkan di dalam Kristus. 
Setelah diselamatkan, kita dirindukan Tuhan untuk terus bertumbuh semakin mengenal Yesus. 

Dalam pertumbuhan tersebut, kita diberi tanggung jawab untuk menolong dan meneguhkan orang-orang untuk bersama-sama bertumbuh.

Seiring pertumbuhan kita mengenal dan mendalami hubungan dengan Yesus, janganlah lupa  meneruskan panggilan itu kepada setiap orang yang belum diselamatkan, sehingga banyak orang yang menerima Yesus.

Pekerjaan dan profesi adalah pilihan kita, namun apapun profesi kita, kita memiliki tujuan yang sama dari Allah yaitu panggilan untuk meneguhkan orang yang telah percaya, dan menyampaikan kabar baik kepada mereka yang belum mendengar atau yang masih ragu.

Sebab itu mari kita memilih pekerjaan sebaik-baiknya sesuai bidang, kapasitas dan ketertarikan kita. Kalau sudah memilih pekerjaan dan stabil di situ, tentu baik. Yang teramat penting adalah tetaplah memiliki semangat menjadi pewarta Kerajaan Allah. 

Dengan hikmat Allah dan kuat kuasa Roh Kudus, kabarkan Injil untuk membawa jiwa kepada Yesus. 

Bangunlah jembatan dan hubungan sehingga ada kesempatan bagi kita untuk menceritakan Kristus. Walau bisanya kita dalam bentuk sederhanapun tidak apalah. Tuhan akan berkati, sehingga Nama Yesus dan Siapa Dia dapat dikumandangkan. Apakah orang percaya atau tidak, biarlah Tuhan yang berurusan dengan mereka.

Markus 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk."

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan menguatkan kita dalam menyaksikan Nama-Nya.  
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Ahli Waris


11 Februari 2019

Roma 8:17
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Sungguh berbahagia setiap orang yang telah percaya dan telah menerima Kristus. Mereka disebut sebagai anak-anak Allah. Mereka menjadi ahli-waris Kerajaan Allah.

Ahli waris berarti akan menerima janji-janji Allah. Allah akan genapi segala janji-Nya.

Dengan memahami dan percaya janji-Nya akan membuat:
• Kita hidup penuh pengharapan. 
• Kita akan semangat hidup, walau sering diperhadapkan dengan tantangan pergumulan hidup. 
• Kita termotivasi untuk melakukan apa yang Tuhan suruh. 
• Kita terinspirasi melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kekekalan. 
• Kita akan memikirkan hidup dan tanggung jawab di dunia ini dan hidup akan datang di Surga secara terpadu. 
• Kitapun selalu rindu menyaksikan Yesus, sebab dalam Dia pengharapan kita itu ada.

Mari kita membangun hidup kita atas janji-janji Allah.

🎡🎢♩πŸŽ™πŸŽ·πŸŽΈπŸŽΉπŸŽΊπŸŽ»πŸ•ͺ

JANJI YANG MANIS
1. Janji yang manis: “Kau tak Kulupakan”,
tak terombang-ambing lagi jiwaku.
Walau lembah hidupku penuh awan,
nanti ‘kan cerahlah langit di atasku

Refrein:
“Kau tidak ‘kan Aku lupakan, Aku memimpinmu,
Aku membimbingmu; Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku Penolongmu, yakinlah teguh”

2. Yakin ‘kan janji: “Kau tak Kulupakan”,
dengan sukacita aku jalan t’rus.
Dunia dan kawan tiada kuharapkan,
satu yang setia: Yesus, Penebus.

3. Dan bila pintu sorga dibukakan,
selesailah sudah susah dan lelah.
‘Kan kudengarlah suara mengatakan:"
“Hamba yang setiawan, mari masuklah”.

🎡🎢♩πŸŽ™πŸŽ·πŸŽΈπŸŽΉπŸŽΊπŸŽ»πŸ•ͺ

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan menguatkan kita menantikan janji-Nya. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Jadilah Pengikut Yesus

10 Februari 2019

1 Korintus 11:1  
Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.

Rasul Paulus mengajak supaya jemaat Korintus mengikut dia, sama seperti dia mengikut Kristus. 
Keyakinan dan ketekunan serta semangat Paulus sungguh luar biasa. Hatinya kepada Yesus sungguh amat dalam.
Dengan alasan itulah maka dia menjadi teladan bagi kita. Ajakan Paulus untuk mengikut dia seperti dia mengikut Yesus, haruslah direspons dengan sungguh-sungguh.

Marilah kita juga sungguh-sungguh menjadi pengikut dan menjadi murid Yesus yang setia, sehingga dengan penuh keyakinan kita dimampukan seperti Rasul Paulus untuk berkata kepada orang-orang, "Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus."

 πŸŽΌπŸŽ΅πŸŽΆ♩🎷🎸🎺🎻🎀πŸ•ͺ

   Iring Dikau saja Tuhan
   Ada damai sepenuh
   Tiada lain jalan s'lamat
   Cuma oleh darah-Mu

      Aku hendak iring Yesus
      Dalam s'luruh hidupku
      Akan sama dengan Yesus
      Itu rindu dendamku

🎼🎡🎢♩🎷🎸🎺🎻🎀πŸ•ͺ

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan berkati.
Amin.

Salam dan doa, 
Alamta Singarimbun-Bandung

Pengetahuan Yang Benar

9 Februari 2019

Roma 10:2
Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.

Rasul Paulus berbicara tentang bangsanya, Israel, yang merasa bergiat di dalam Tuhan, namun mereka tidak berada dalam pengertian yang benar.

Pengertian kita perlu dipertajam dan benar dalam pengenalan akan Allah. Hal ini dimaksudkan agar prinsip kita kuat dan kokoh. 

Tidak cukup kita hanya merasa bergiat di dalam Allah. Pemahaman kita perlu diperdalam dan ditingkatkan. Kita perlu belajar. Dengan demikian kita tidak mudah diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran yang menyimpang.

Dengan pengertian yang benar, kita dapat mengajarkan apa yang benar kepada orang lain. 

Untuk itu kita memang harus sediakan waktu untuk belajar firman Tuhan. Kita harus terbuka untuk belajar dari orang-orang yang tekun dan takut akan Tuhan. Kita harus dengar-dengaran akan suara Tuhan melalui firman-Nya yang tertulis. Kita perlu berdoa agar Roh Kudus menuntun kita.

Dengan demikian arah kita jelas. Pelayanan kita menjadi efektif. 

Oleh sebab itu marilah kita bertekun dalam firman Tuhan. Bila ada yang belum jelas, belajarlah dari orang yang memahaminya. Logika kita harus diasah oleh firman Tuhan, sehingga menjadi cerdas dan cerah oleh kebenaran-Nya. 

Bila ada perkara-perkara rohani yang tak terjangkau oleh logika kita, maka kita harus sadari bahwa Tuhan di atas logika kita. Logika jangan dibuang, namun logika kita itu tetap ada tetapi harus tunduk di dalam kebenaran dan kuasa Allah.

Mari kita terus meningkatkan pengertian kita akan kebenaran-Nya untuk mendasari kesetiaan kita dan bergiatnya kita di dalam pelayanan masing-masing sesuai dengan tanggung jawab yang kita terima dari Dia.
Tetaplah semangat ! !

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus beserta kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Harga Yang Harus Dibayar

8 Februari 2019

Filemon 1:1
Dari Paulus, seorang hukuman karena Kristus Yesus dan dari Timotius saudara kita, kepada Filemon yang kekasih, teman sekerja kami

Dalam suratnya kepada Filemon, Rasul Paulus menyatakan dirinya sebagai seorang hukuman karena Yesus Kristus.

Rasul Paulus menyatakan dirinya apa adanya bahwa dia memang sedang dipenjarakan....
Filemon 1:9b
Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus.

Tentu kita tidak senang dipenjarakan... janganlah!  Namun Rasul Paulus alami itu karena Kristus.

Hal tersebut mengingatkan kita bahwa memang ada harga yang harus dibayar karena setia kepada Yesus. 

Bagi kita mungkin bukan penjara, tetapi sesuatu yang lain berupa pergumulan atau tantangan hidup serta kesulitan tertentu oleh karena kita murid Yesus. Masing-masing kita berbeda salib yang diijinkan Tuhan untuk kita lalui.

Mari kita terus belajar untuk tidak khawatir berlebihan atas semua masalah kita, terutama yang berhubungan dengan keyakinan kita di dalam Yesus. 

Adanya rasa cemas dan khawatir serta bimbang... biasalah itu di dunia ini. Dunia ini tidak akan pernah ideal bagi kita. Justru dalam ketidak idealan itulah iman kita kepada Yesus diuji... dan kita harus menang atas pertolongan Kristus.

Marilah kita tetap setia kepada Kristus walau ada salib-salib yang  harus dijalani. Arahkanlah hati dan pikiran kita kepada Yesus. 
Pandanglah Dia ! !

Ibrani 3:1
Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus.

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan menguatkan iman kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Memberi Sesuatu Yang Bernilai

7 Februari 2019

Kisah Para Rasul 3:6-7
Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.

Ketika Petrus dan Yohanes bertemu dengan seorang yang minta sedekah, Petrus berkata bahwa emas dan perak, artinya sesuatu yang diharapkan peminta-minta itu tidak dapat dipenuhi.

Mungkin sejenak peminta-minta itu merasa kecewa sebab harapannya akan sedekah tidak dia peroleh.

Namun peminta-minta yang lumpuh itu menerima lebih dari apa yang dia harap. Dalam Nama Yesus yang diucapkan Petrus, dia sembuh dari penyakitnya. Dia sembuh dari kelumpuhan yang sangat mengganggu hidupnya selama ini.

Mungkin kita juga sama seperti Petrus. Tidak semua kita memiliki kapasitas materi "emas dan perak" untuk diberikan ke orang lain. Namun di balik itu, di dalam Nama Yesus kita dapat memberi sesuatu yang bernilai kepada orang lain. 

Kita dimampukan oleh Kristus membangkitkan dan menguatkan iman orang-orang sekitar kita. Kita diberi kesempatan menyaksikan apa yang kita telah terima dari Yesus yaitu keselamatan... hidup kekal. Sebab itu wartakanlah Yesus !

Sesungguhnya banyak hal positif yang dapat kita lakukan untuk saling membangun. Banyak yang nampaknya perkara sederhana, tapi justru sangat berguna menolong orang-orang sekitar kita bila hal itu kita lakukan. Hanya saja kita sering lupa itu... kita mengabaikannya. 

Mari kita lihat diri kita. Sebagai anak-anak Tuhan, pastilah ada yang bermanfaat yang dapat kita bagikan. 

Sapaan bersahabat, senyuman tulus, kata-kata pembangkit motivasi, tegur sapa santun, dan sebagainya... dapat kita berikan hari ini juga. 
Berikanlah ! !

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...