Hari ini juga!!


14 April 2019

Lukas 23:43
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.

Tuhan Yesus mati disalib adalah dalam rangka penyelamatan manusia. Tidak ada cara atau alternatif lain selain Yesus disalib agar manusia diselamatkan.

Oleh karena Yesus sudah sempurna mengorbankan diri-Nya untuk keselamatan manusia, maka Dia yang berkuasa menentukan siapa yang akan masuk Surga dan siapa yang masuk neraka.

Dalam hal itulah seruan Yesus kepada orang jahat yang disalibkan di sebelah-Nya sangat menarik.

Di kayu salib, di tengah-tengah penderitaan-Nya yang sangat dalam, Yesus menunjukkan kuasa-Nya. Yesus memastikan bahwa orang jahat di samping-Nya... oleh karena sadar akan perbuatan jahatnya dan percaya kepada Yesus... dia diselamatkan.

Tuhan Yesus tidak menyia-nyiakan jiwa manusia yang bertobat. Saat itu juga penjahat yang disalib bersama Dia diterima dengan tangan terbuka. Yesus berkata,”Hari ini juga!”... Yesus memberi kepastian bahwa penjahat tersebut akan bersama Dia di Firdaus. Sungguh beruntung orang ini.

Hal itu berarti orang sejahat apapun, jika bertobat dan percaya serta menerima Yesus, dia akan diselamatkan.

Namun tentu tidak boleh kita berpikir dan berencana bahwa bertobat dan percaya Yesus nanti sajalah... dengan referensi orang jahat yang disalib bersama Yesus itu.

Sesungguhnya sayang sekali penjahat yang dipastikan Yesus masuk Firdaus itu tidak sempat melayani Yesus.

Yesus berkata ”... hari ini juga ..” kepada penjahat itu, maka adalah indah jika secepat dan seawal mungkin kita percaya dan menerima Yesus, hari ini juga jangan tunggu nanti. Sebab akan ada waktu lebih banyak bagi kita untuk hidup melayani Tuhan setelah pertobatan.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan  menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Tuhan Mengampuniku, Kuharus Mengampuni


13 April 2019

Lukas 23:24
Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Biasanya di dalam kesakitan dan kesusahan orang akan mengeluh. Bahkan tak jarang ada yang mencerca, menyalahkan orang lain, dan mengeluarkan kata-kata sumpah serapah.

Sangat jauh berbeda dengan Yesus. Di dalam keadaan tersiksa dan penghinaan di kayu salib, Yesus mengeluarkan kata-kata indah: pengampunan. Bukan kata-kata kutukan. Inilah kalimat pertama yang dicatat dalam Alkitab yang keluar dari mulut Yesus. Inilah seruan Yesus... pengampunan.

Tuhan Yesus berseru kepada Allah Bapa untuk pengampunan dosa manusia. Inilah yang kita butuh dan perlu. Oleh pengampunanlah kita selamat. Karena pengampunan dosa kita dapat kembali kepada Allah. Pulih hubungan yang terputus selama ini.

Sekalipun manusia menolak Yesus sebagai Mesias, manusia menganiaya dan membunuh Kristus, namun Yesus tidak menghukum, tetapi mengampuni.

Inilah merupakan bukti bahwa:
• Allah Maha Pengampun.
• Allah Maha Pengasih.
• AllahMaha Penyayang.

Seruan Yesus dari salib mengingatkan bahwa kita juga harus saling mengampuni.

Matius 6:12
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.

Sungguh... bahwa dengan pengampunan, hubungan Allah dengan kita menjadi cair dan pulih.
Dengan saling mengampuni, hubungan kita dengan sesama menjadi cair dan pulih.
Inilah yang harus terjadi... terjadilah !!

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Memelihara dan Menjaga Kebenaran Pengajaran


12 April 2019

1 Timotius 4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Pesan Paulus kepada Timotius ini sungguh amat penting yaitu agar Timotius selalu menjaga dan mengawasi dirinya akan apa yang dia ajarkan tentang firman Tuhan.

Hal tersebut juga tentunya amat sangat penting bagi siapa saja yang mengajar, terutama dalam menyampaikan kebenaran firman Allah. Agar dari pengajaran tersebut tidak muncul kesalahan... tidak terjadi penyimpangan.

Kita harus sadar bahwa dari kesalahan kecil yang diajarkan dapat berdampak besar. Oleh sebab itu perlu waspada.

Bagi siapa saja yang mengajar, ajarkanlah apa yang benar. Sebab itu seorang pengajar harus terbuka untuk dikoreksi oleh firman Allah itu sendiri.

Juga seorang pengajar harus membuka diri terhadap koreksi dari orang-orang yang sama-sama rindu mengajarkan kebenaran firman Allah.

Mungkin Tuhan memberi kesempatan bagi kita mengajar banyak orang. Atau barangkali kita mengajar kepada sekelompok kacil saja. Paling tidak kita tentu belajar untuk mengajar diri sendiri.

Dalam semua itu kita harus terus memelihara dan menjaga kebenaran pengajaran kita. Kita harus cermat terhadap apa yang kita lakukan dan ajarkan. Orang harus dibangun kuat oleh pengajaran kita.

Dari pengajaran kita, orang-orang harus semakin mencintai Tuhan Yesus Kristus dan taat kepada Dia.

Dengan demikian kita akan menyelamatkan diri serta menyelamatkan siapa saja yang mendengarkan kita.
Kita rindu agar apa yang diajarkan Kristus sejak awal menjadi tetap terpelihara.

Biarlah kita menjadi salah satu dari orang-orang yang tekun dan setia mengajarkan kebenaran firman Allah. Bila hal ini terjadi, maka sungguh berbahagilah kita, sebab tercapailah rencana Tuhan melalui hidup kita.

Biarlah kita menjadi salah satu anak rantai yang panjang dalam penyampaian pesan Yesus kepada umat manusia dari masa ke masa hingga Dia datang kembali dalam kemuliaan-Nya.
P u j i  T u h a n  ! !

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menolong dan menyertai kita untuk menyampaikan pesan-Nya dengan benar kepada dunia ini. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Tanggalkan Kemalasan


11 April 2019

Amsal 12:27 
Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.

Hidup ini seperti berburu menangkap sesuatu. Agar berhasil menangkap sesuatu itu, maka haruslah ada strateginya. Ada kiatnya.

Pastilah kita kagum kepada orang yang berhasil. Kitapun tentu ingin seperti mereka. Namun persoalannya adalah apakah kita bersedia hidup seperti mereka.

Terkadang hanya kita lihat suksesnya orang saja, namun kita lupa bahwa mereka melakulan sesuatu yang ekstra dalam hidup mereka.

Ketika kita masih tidur, mereka sudah bangun melakukan sesuatu. Mereka merencanakan sesuatu untuk dilakukan.

Ketika kita sudah terlelap tidur, mungkin mereka masih bekerja keras.

Ketika kita sedang bersantai ria, mereka sudah mencatat banyak hal dalam agenda kerja mereka untuk segera dilakukan.

Ketika kita merenungi nasib, mereka sudah bergerak merealisasikan apa yang mereka sudah rancang.

Ketika kita menikmati apa yang memang nikmat bagi kita, mereka terus berlatih dengan skill yang mereka anggap perlu ditingkatkan.

Sehingga pantaslah bahwa mereka yang rajin selalu akan lebih berhasil dalam banyak hal.

Amsal 10:4
Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.

Mari kita tanggalkan dan buang sifat malas dan jauhkan sifat ingin dimanja.

Hidup ini bukanlah sekedar keberuntungan, tetapi sungguh sebuah arena berjuang, maka pada akhirnya yang berjuanglah yang akan lebih berhasil.

Bila Tuhan berkenan akan kehidupan kita, dan kita juga bekerja dengan rajin, maka sebetulnya tinggal tunggu waktu saja, kita akan menuai keberhasilan.

Oleh sebab itu berjuanglah lebih semangat lagi.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menolong dan menguatkan kita untuk tetap semangat bekerja dan hidup melayani. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Andalkanlah Tuhan Sepenuhnya

10 April 2019

Mazmur 20:7-8
Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita. Mereka rebah dan jatuh, tetapi kita bangun berdiri dan tetap tegak.

Pada zaman dahulu, bagi raja dan para serdadu atau tentara, kuda dan keretanya adalah sepaket lambang kekuatan.

Ukuran kekuatan sering dilambangkan dengan kegagahan kuda dan kekuatan keretanya. Kuda dan kereta menjadi simbol kejayaan pasukan perang. Itu diandalkan ketika maju berperang.

Kalau sekarang barangkali yang diandalkan adalah senjata-senjata yang didukung oleh teknologi canggih.

Akan tetapi Daud mengatakan bahwa kekuatannya adalah Allah semata-mata. Tidak berati Daud tidak butuh kuda dan tidak perlu kereta. 

Daud menyadari bahwa kuda dan kereta terbatas. Hanya Tuhan yang tak terbatas dan dapat diandalkan sepenuhnya.

Orang-orang yang mengandalkan Tuhan akan tetap kuat tegak berdiri. Orang yang hanya mengandalkan kuda dan keretanya dapat rebah sebab terbatas

Meski kita memiliki kuda dan kereta, tetapi marilah bermegah bukan karena itu. Inti kemegehan kita adalah di dalam Allah. Kepada kita diberi kesempatan dan hak untuk mengandalkan Tuhan.
Bersama Tuhan kita teap kokoh dan teguh kuat berdiri.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menolong dan menguatkan kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Mengenal Gembala Agung

9 April 2019

Yohanes 10:11, 14
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.

Yesus bukanlah sekedar Pemimpin, tetapi Dia adalah Gembala.

Pemimpin sering diartikan sebagai seorang figur yang menolong anak buahnya untuk mencapai tujuan. Dan betapa sering seorang bawahan merasa stress juga di bawah seorang pemimpin dalam mencapai tujuan itu.

Seorang gembala lebih dari seorang pemimpin. Gembala tidak hanya menolong untuk mencapai tujuan, tetapi dia juga mengayomi, memberi perlindungan, menuntun memberikan diri dan hidupnya.

Dalam teks ayat di atas, sebagai Gembala, Tuhan Yesus bahkan memberikan nyawa-Nya bagi para domba. Dialah Gembala Agung yang Baik. Dia mengenal domba-domba-Nya, serta domba-Nya mengenal Dia.

Oleh sebab itu penting bagi kita mengenal Gembala kita, dan teruslah bertumbuh semakin mengenal Dia. Kenallah Yesus lebih dalam dan lebih dalam lagi.

2 Petrus 3:18
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menolong dan menguatkan kita sebagai domba-Nya

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Beri yang Terbaik bagi Tuhan

8 April 2019

Yohanes 12:5, 7  "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"
Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku

Melihat Maria saudari Lazarus meminyaki kaki Yesus dengan minyak narwastu yang mahal, maka Yudas Iskariot jadi gusar. Dia mengatakan lebih baik  minyak itu dijual dan uangnya dibagi-bagikan kepada orang miskin. Kelihatannya seolah Yudas berhati dermawan dan peduli kepada orang miskin,  padahal ... ...

Namun Yesus mengatakan, "Biarkanlah dia melakukan hal ini ... ... ..." Jangan dihalang-halangi.

Apakah Yesus tidak peduli dengan orang miskin, sehingga Dia membiarkan minyak narwastu mahal itu ditumpahkan ke kaki-Nya?

Sesungguhnya bukanlah soal pemborosan, namun Yesus sedang merespons positif terhadap persembahan minyak mahal itu. Yesus berkenan atas aroma minyak mahal itu dikenakan ke kakinya.

Salah satu makna dari peristiwa itu bagi kita adalah bahwa tidak ada batas... tidak ada yang terlalu mahal untuk dipersembahkan kepada Yesus. Persembahan kepada Yesus mestinya adalah TOTALITAS... tidak ada yang ditahan-tahan. Beri yang terbaik bagi Yesus. Itulah yang dilakukan Maria bagi Yesus. Itu teladan buat kita apa artinya mempersembahkan yang terbaik kepada Yesus.

Tuhan... persembahanku belumlah selayak minyak narwastu itu
Namun ajar dan kuatkanlah aku untuk melakukan kehendak-Mu yaitu agar aku mempersembahkan yang terbaik kepada-Mu.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menolong dan menguatkan kita untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Yesus.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...