Dust in The Wind



Lagu Dust In The Wind adalah salah satu lagu fenomenal. Tahukah Anda bahwa Penulis lagu Dust in The Wind adalah Kerry Livgren. Ternyata adalah seorang yang takut akan Tuhan. Saat ini dia mengajar Sekolah Minggu kelas Remaja di Topeka Bible Church dan memberikan pelajaran Biblika di website-nya.

Siapakah Seperti Tuhan?

09-Apr-2018

Mazmur 89:8
Ya TUHAN, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau? Engkau kuat, ya TUHAN, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu.

Para ahli mencoba membuat berbagai teori tentang terjadinya alam semesta ini berdasarkan kemungkinan-kemungkinan yang cocok berdasarkan logika. 

Sesungguhnya manusia tidak memahami alam semesta ini sepenuhnya, hanya teramat sangat sedikit saja yang diketahuinya. 

Hal yang sedang terjadi dan berlangsung saat ini di alam semesta inipun kurang dipahami, apalagi bagaimana dulu kejadiannya. Yang jelas manusia, termasuk yang merasa dirinya ahli, tidak ada ketika alam semesta tercipta. 

Beberapa teori yang dipikirkan manusia tentang terbentuknya alam semesta sedang adu kuat memaparkan pandangannya yang semuanya memakai logika berpikir yang ranahnya otak manusia.

Penting dipahami bahwa logika manusia di bawah otoritas Allah. Jadi teori-teori yang dipikirkan manusia yang tampak rumit dan sulit, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan hikmat dan kuasa Allah. Tentu saja Allah sangat mampu berbuat jauh di atas otak manusia. Otak manusiapun Allah yang membuatnya kok !!

Anak-anak Tuhan percaya dan yakin bahwa Allah Bapa kitalah Pencipta alam semesta ini. Allah Bapa kita adalah CREATOR SEMPURNA. Segala sesuatu diawali dari dan oleh Allah sebagai SANG PENCIPTA. Dan semuanya untuk kemuliaan Tuhan yang  penuh kasih.
 See the source image
Oleh sebab itu kita memahami dan setuju dengan Daud yang mengagungkan Tuhan... bahwa tidak ada yang seperti Dia... Tuhan pencipta alam semesta. 

Pemazmur mengakui kekuatan dan kesetiaan Tuhan. Luar biasa ! 
Pemazmur dalam kekagumannya akan Tuhan berseru mengatakan, "... ... ... siapakah seperti Engkau?" 
Kalau kita mencoba menjawab kekaguman Pemazmur ini, jawabnya tentunya:  Tidak ada !!... ya... tidak ada seperti Dia...

Biarlah ucapan Daud menjadi ungkapan hati kita... bahwa Tuhan Agung, mulia dan Maha Besar. Dengan ungkapan ini kita diingatkan untuk takut dan hormat kepada-Nya. 

Bila saat ini kita sedang memakai topi, bukalah sejenak topi itu dan angkatlah tinggi-tinggi seraya berseru, "Sungguh Tuhan Engkau Maha Besar ! !" 

Angkatlah tangan kita setinggi mungkin untuk mengungkapkan keyakinan dan kekaguman kita akan KEBESARAN TUHAN... 
Sembahlah Dia !

Sebagaimana ilmuwan terkenal Joanes Keppler mengatakan, "Kulihat Tuhan dalam alam semesta ini", maka mari kitapun berseru, "Tuhan, kulihat Engkau dalam segenap ciptaan-Mu, baik hal-hal yang kupahami, terlebih hal-hal yang tidak kupahami"

Di sisi lain yang sangat penting dan sangat utama adalah kita bersyukur karena kita dimampukan mengenal Allah secara khusus dalam pribadi Tuhan Yesus Kristus Juruselamat kita.
Terpujilah Tuhan Yesus Kristus !! 

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Pencipta Alam Semesta senantiasa menyertai dan memberkati kita dengan kasih-Nya yang indah dan dalam. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Kekuatan, Kasih dan Ketertiban dari Tuhan

08-Apr-2018

2 Timotius 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Melihat sekeliling kita, mengamati apa yang sedang terjadi di sekitar kita dan ketika kita merasa-rasakan seberapa besar kemampuan kita, sering kita menjadi bimbang. Apalagi jika kita sendiri sedang memiliki pergumulan berat, beban pikiranpun serasa bertambah.

Dalam situasi seperti itu kita diingatkan untuk tetap mengarahkan diri dan hati kepada Tuhan.

Rasul Paulus katakan bahwa Tuhan memberi kita kekuatan. Tuhan memberi kita roh atau spirit yang membangkitkan semangat... roh mengasihi dan ketertiban.  

Oleh karena itu, bila masih saja ada dalam diri kita ketakutan-ketakutan yang tidak wajar dan tidak pada tempatnya, sadarlah bahwa itu bukan dari Tuhan datangnya. Segeralah berdoa kepada Tuhan agar Dia menggantikan segala ketakutan kita dengan keberanian disertai pengharapan yang membangkitkan semangat dan gairah hidup.

 See the source image
Para sahabat, kita adalah pewaris Kerajaan Allah. Kita sudah diselamatkan, namun kita masih ada dunia nyata. Fisik kita masih harus tunduk kepada hukum alam. Masih ada tugas kita di dunia ini, tugas untuk keluarga, tugas profesi, tugas untuk negara, tugas untuk pelayanan menyampaikan kabar keselamatan... ada banyak tugas dan tanggung jawab.

Setiap tugas dan tanggung jawab tersebut memiliki tantangan dan pergumulan yang berpotensi membawa ketakutan dan rasa bimbang. Oleh sebab itu kita butuh campur tangan Tuhan. Kita butuh pendampingan-Nya. 

Bersyukurlah bahwa Tuhan mengasihi kita, sehingga Dia beri kekuatan ekstra bagi kita. Dengan kekuatan dari Tuhan, mari kita terus bergerak meneruskan perjalanan kita ke mana Tuhan mau. 

Jangan biarkan hidup kita statis tak menghasilkan apa-apa, tapi bersama Yeaus, kita menjadi produktif. Berbuahlah sebanyak mungkin... buah kehidupan yang ranum dan segar.

Selamat hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Teriring salam dan doa, 
Alamta Singarimbun-Bandung

Harta yang Sempurna Ada Pada Yesus

07-Apr-2018

Kolose 2:3
Sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.

Hikmat dan pengetahuan adalah kekayaan, dan itu tersembunyi di dalam Dia... di dalam Tuhan.

Sesuatu yang tersembunyi haruslah dicari dan diusahakan. Karena tersembunyi di dalam Tuhan, maka haruslah kita dekat dan terus mendekat kepada Tuhan agar diperoleh . 

Tuhanlah segala-galanya. Tuhanlah SUMBER. Apapun yang telah didapatkan dan telah diperoleh manusia, sebelum dia menemukan nilai dan jati dirinya di dalam Tuhan, sesungguhnya dia belum lengkap. 

 See the source image

Seseorang yang lulus dari Perguruan Tinggi terkenal dan apalagi beroleh pujian dalam kelulusannya, maka pastilah kita kagum. Bila ini terjadi atas diri kita, atau anak kita, atau cucu kita, atau famili kita, atau sahabat kita... pastilah kita berbahagia dan semogalah demikian.  Tetapi bila itu saja tidak cukup... masih jauh... Ada NILAI LAIN yang menyertai barulah sempurna. 

Begitupun juga dengan jabatan, dengan uang, dengan keahlian... apapun... akan semakin disempurnakan jika semua itu disertai dan didasari oleh hikmat dan pengenalan serta takut akan Tuhan !

Sama saja dengan seorang wanita jatuh cinta kepada seorang pria. Walau si wanita menerima banyak hal dari sang pria, tapi semua itu seolah tiada berarti jika cinta si wanita belum disambut... si pria belum menyatakan cinta yang sama. 

Sebaliknya jika si pria menyatakan YA kepada si wanita dan mereka menikah, maka si wanita sudah beroleh dan memiliki apa yang menjadi milik si pria, walau secara fisik belum diserahkan. Demikian juga sebaliknya.

Oleh karena itu terimalah Yesus. Jadilah milik-Nya, dan Dia milik kita. Kenallah Dia semakin dalam dan mendalam, maka niscaya hikmat-Nya akan terus mengalir ke dalam diri kita. Kita diteguhkan dan diperkaya oleh-Nya... 

S E M P U R N A ! ! !

Puji Tuhan !!

Selamat berlibur.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Hikmat Tuhan terus mengalir ke dalam diri kita. 
Berkat-Nya melimpah atas diri kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Janganlah Gelisah Hatimu

06-Apr-2018

Yohanes 14:1
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

Banyak hal yang membuat kita takut. Keadaan sekitar kita, perasaan tidak mampu atau pengalaman masa lalu dapat membuat kita khawatir dan gelisah. Juga bagi  sebagian orang mungkin ada trauma-trauma tertentu membuat perasaan was-was.

Tuhan Yesus ingatkan murid-murid-Nya dan tentu bagi kita semua agar jangan gelisah. Jangan sampai perasaan gelisah mengalahkan kita.

 See the source image

Perasaan takut, gelisah dan khawatir dapat membawa penyakit rohani maupun penyakit fisik. Perasaan gelisah membuat kita tidak produktif. Kegelisahan membuat kita terikat dengan segudang masalah. Kita merasa tidak bebas dan tidak leluasa berbuat apa yang baik... kita merasakan ada keterikatan dengan beban yang berat.

Tuhan Yesus berseru dan mengingatkan kita agar percaya kepada Dia. Dalam keyakinan akan penyertaan Tuhan, kita akan rasakan ketenangan yang dalam.

Mari kita sungguh percaya kepada Yesus, sebab di dalam Yesus kita kuat dan dapat merasakan ketenteraman dan kedamaian sempurna.

Yesaya 30:15  
Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu."

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai perjalanan hidup kita hari ini hingga selama-lamanya. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Semangat yang Menyala-nyala

05-Apr-2018

Roma 12:11   
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

See the source image 

Kalau diperhatikan dan disimak, maka orang-orang yang sukses adalah orang yang rajin. 

Tidak hanya dalam dunia kerja sekuler, orang yang dipakai Tuhan dengan luar biasa dalam pelayanan rohani juga adalah orang-orang yang rajin. 

Dalam hal apa saja dibutuhkan sifat rajin. Oleh karena itu 
Rasul Paulus ingatkan agar kerajinan itu tidak menurun dan tidak berkurang... tidak kendor.

Lawan kata rajin adalah malas. Orang yang malas tidak hanya membuat usaha gagal, tetapi merusak orang-orang sekitar juga. 

Kemalasan seseorang dapat mempengaruhi orang lain... dapat merusak pekerjaan orang lain. Hasil menjadi tidak maksimal.

Penulis Amsal memberi julukan yang tidak enak bagi siapa saja yang bermalas-malasan...

Amsal 18:9
Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak.

Maukah kita dijuluki dan dipandang sebagai perusak? 

Orang-orang baik, terutama bagi anak-anak Tuhan, janganlah kiranya ungkapan saudara dari si perusak  terkena atau dikenakan orang kepada kita. 

Kesaksian hidup kita akan terimbas langsung dengan sifat rajin atau sifat malas dalam diri kita. 

Paulus menyuruh agar roh kita menyala-nyala. Arti menyala-nyalah adalah bagaikan api yang berkobar atau semangat.

Mari kita rajin, tekun dan tetap setia bekerja dalam profesi kita dan juga dalam melayani Tuhan.

Seberapapun hasil yang kita peroleh, berapapun gaji kita, berapapun upah jerih payah kita dihargai orang, berapapun banyaknya harta kita, di tingkat manapun kecerdasan kita, level manapun jabatan kita... itu bukanlah hal utama, sebab itu adalah serangkaian anugerah dan rahmat Tuhan. Namun sesungguhnya kerajinan dan semangat pantang menyerah adalah karakter yang harus kita miliki. Kita bertanggung jawab atas diri kita masing-masing untuk memiliki karakter unggul. Tuhan mau kita seperti itu. Rasul Paulus menyuruh kita begitu.

Sahabat....

Tetaplah rajin !
Tetaplah semangat !
Tataplah setia !
Tuhan mau itu......

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai perjalanan hidup kita hari ini hingga selama-lamanya. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Menjaga Diri, Menjaga Orang Lain

04-Apr-2018

Kisah Para Rasul 20:27-28
Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu.
Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

Rasul Paulus senantiasa siap menolong orang agar tetap teguh berpegang kepada kebenaran firman Allah. Dia mengungkapkan dirinya tidak lalai memberitakan maksud Allah.

Kebanyakan kita memiliki panggilan yang tidak sama dengan Paulus. Di antara kitapun... kita berbeda-beda melakoni hidup masing-masing. Namun sesungguhnya kita memiliki hati dan tanggung jawab yang sama yaitu menyampaikan apa yang menjadi rencana dan kehendak Allah atas dunia ini

Paling tidak, di tengah-tengah kesibukan masing-masing, hendaklah kita menjadi model-model kecil yang nampak sebagai saksi Kristus. Oleh sebab itu sebagai langkah pertama, Rasul Paulus ingatkan agar kita menjaga diri, dan selanjutnya ada tanggung jawab untuk menjaga orang lain yang telah percaya... kita saling menjaga.

 See the source image

Akan ada selalu silih berganti tantangan dan pergumulan yang kita alami. Untuk itulah kita dihadirkan Allah untuk saling menolong dan saling menjaga.

Walau kita tidak berpredikat sebagai gembala dan tidak berperan formal dalam struktur organisasi gereja atau persekutuan, namun mari kita dengan rela hati siap sedia meneguhkan iman sesama kita. Biarlah tanggung jawab ini kita pandang sebagai ketetapan Allah atas kita. 

Apapun cara dan bentuknya... besar atau kecil... kelihatan atau tidak kelihatan... ada kiranya sesuatu yang kita lakukan untuk membuat saudara-saudara seiman kita tetap teguh keyakinannya. Dan lebih jauh lagi, kita terpanggil menyaksikan iman kita bagi orang-orang yang belum percaya.

Ingatlah bahwa Kristus mengasihi segenap manusia. Dia mau agar semua orang tahu tentang Dia... mendengar Dia dan datang kepada-Nya. Inilah panggilan dan beban hati kita di lini masing-masing. 

Mari kita lakukan !

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai perjalanan hidup kita hari ini hingga selama-lamanya. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...