Setiap Manusia Punya Peran

11 Juli 2018

Roma 12:4-5   
Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.

Jika ikan diperlombakan berenang dengan elang tentu pastilah ikan yang menang.
Sebaliknya bila diperlombakan terbang, bagaimana?
Tentu ini pertanyaan bodoh... pastilah elang yang juara!

Tidak bisa dibandingkan dan dipertandingkan antara ikan dan elang dalam dua mata uji berbeda: berenang dan  terbang. Masing-masing ahli dalam bidangnya masing-masing.
Begitulah juga kita, masing-masing memiliki kelebihan dan sekaligus kekurangan juga.

Sering masalah kita adalah merasa apapun bisa atau merasa tidak bisa apa-apa. Sering kita menilai diri berlebihan dan di atas orang lain, atau merasa tidak berharga dan di bawah orang lain.

Siapapun kita, pasti ada sesuatu yang bernilai, berharga dan bermanfaat dalam diri kita yang bisa kita berikan. Soal besar atau kecil sumbangsih kita... itu tidak masalah. Semua berdasarkan kapasitas kita yang Tuhan beri. 

Yang penting dalam memberi adalah kita harus tulus dan ikhlas serta tidak membangkit-bangkit jasa. Dan tidak marah walau dilupakan orang budi baik kita. Atau orang lupa berterima kasih... tenang sajalah, Tuhan yang ingat! Ingatan Tuhan tajam.



Terutama bagi kita anak-anak Tuhan… kita satu tubuh walau fungsi kita beda-beda. Semua kita harus saling membangun.

Sebuah mobil bagus keluaran baru tampak gagah meluncur di jalan raya. Mesinnya kuat. Warnanya menawan dan menjadi perhatian banyak orang. 

Tetapi kemudian mobil itu menjadi tertawaan orang... dianggap mengganggu kelancaran lalu lintas. Orang kesal dan ada yang marah. Mobil itu mogok tak bisa jalan. Harus berhenti.

Apa masalahnya? Rupanya bannya kempes. Pentilnya rusak. Harganya murah, siapapun sanggup membelinya. Tapi sayangnya barang itu tidak ada. Toko masih tutup. Tukang ban belum buka. 

Yang punya mobil mau membeli pentil ban itu segera walau mungkin harganya dibuat lebih mahal berlipat-lipat karena sangat butuh. Apalagi dia harus mengejar waktu ke bandara. Takut ketinggalan pesawat.

Begitulah kita sesungguhnya. Semua kita dibutuhkan dan kita membutuhkan orang lain juga. Kita harus melekat erat satu dengan yang lain untuk saling mebangun. Itulah salah satu kebenaran firman Tuhan yang harus kita ingat, kita jaga, kita ajarkan dan kita lakukan.

Semoga !!

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa dalam kasih-Nya yang kekal,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Dorongan Doa

10 Juli 2018

Roma 9:3-4
Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani.
Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji.

Saya terkenang Ibu saat masih kecil ketika saya sakit. Ibu katakan maunya dia saja yang sakit menggantikan saya. Dia lakukan apa saja demi kesembuhan saya, anaknya.

Paulus sangat bersedih melihat bangsanya... bangsa lsrael yang tidak percaya kepada Yesus. 

Paulus berkata bahwa dia siap dihukum dan dia rela dihukum demi bangsanya... demi bangsa lsrael. Bangsa Israel disayang Tuhan. Dalam rencana keselamatan, dengan bangsa inilah Allah berencana dan berjanji. Allah teken MoU dengan bangsa lsrael untuk kelahiran Yesus. Tetapi bangsa ini tidak mengerti dan tidak mau percaya, bahkan mereka membunuh Yesus. Menyedihkan!

Karena itulah Rasul Paulus menangisi bangsanya. Sampai dia katakan dia rela dikutuk asalkan bangsa Israel selamat. Paulus serius!

Tentu tidaklah bisa Paulus ditumbalkan untuk keselamatan lsrael. Keselamatan sudah jelas hanya melalui Yesus Kritus. Tetapi hati Paulus sudah transparan dan terang benderang terlihat dengan pernyataannya bahwa dia sungguh menyayangi bangsanya. Korban yang layak bagi umat manusia dan tentu bagi umat lsrael... untuk menghapus dosa hanyalah Yesus Kritus... tidak ada yang lain.

Apakah kita juga terbeban mengabarkan dan menyatakan bahwa Kristus adalah Juruselamat?
Apakah kita ikut prihatin dan manangis dalam doa-doa kita akan orang-orang yang belum percaya kepada Yesus? 

Paling tidak dalam doa-doa kita, apakah kita masih semangat berdoa bagi keselamatan bangsa-bangsa?... Mungkin berdoa bagi sahabat kita. Atau mungkin bagi anggota keluarga besar kita yang belum percaya kepada Yesus? Atau orang-orang dekat kita?

Semoga beban-beban itu masih ada dalam hati kita, dan kita tergerak untuk pergi atau melakukan sesuatu yang dapat kita lakukan agar orang bertobat dan percaya kepada Yesus.

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati. Amin.

Salam kasih dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Kolesterol Rohani

9 Juli 2018

Filipi 4:9
Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Jemaat Filipi;
• telah mempelajari,
• telah menerima,
• telah mendengar,
• telah melihat,
kebenaran yang disampaikan Rasul Paulus.
Bahkan hidup Paulus menjadi teladan bagi mereka.
 Image result for phil 4:9
Karena itu jemaat diingatkan untuk melakukan apa yang telah mereka terima.  Ada 4 kali kata telah dalam ayat tersebut. Artinya jemaat ini sudah cukup dibekali... mereka sudah cukup modal  hidup sebagai pelaku kebenaran. Gizi rohani mereka sudah cukup. Karena itu jemaat Filipi didorong untuk melakukan.

Kita juga sudah banyak tahu. Sudah cukup gizi rohani yang kita miliki. Sekarang waktunya bagi kita untuk melakukan apa yang kita ketahui.

Sama halnya dengan makanan. Bila kita banyak makan, tapi jika tidak ada aktifitas, kurang bergerak dan diam saja, maka kita bisa sakit. Gizi over membuat kolesterol rohani meningkat sehingga berbahaya.

Jika kita tidak melakukan apa yang baik yang telah kita ketahui, maka akan terjadi penumpukan kolesterol rohani dalam diri kita dan ini tentu tidak baik bagi kesehatan rohani kita.

Mari kita memiliki keseimbangan antara apa yang masuk ke dalam hati dan pikiran dengan apa yang kita lakukan. Dengan demikian rohani kita sehat dan kuat.

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat berkarya.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Yesus Pasti Datang Lagi, Siapkah Anda?

8 Juli 2018

Yohanes 14:28
”Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.”

Kristus pasti akan datang kembali, sebab itu janji-Nya. Oleh karena itu, seandainya saat ini Kristus datang, apakah kira-kira bagian yang kita terima?  Apakah kita mendapat predikat sebagai orang yang setia kepada Kristus? 

Dia tahu sejauh mana hati dan kesetiaan kita. Kelak pada kadatangan-Nya yang kedua, semua apa yang terlihat dan tak terlihat akan dibukakan dan Dia akan menjadi Hakim Agung mengadili semua umat manusia tanpa kecuali. 

 Image result for john 14:28

Karena itu bersiaplah senantiasa. Sadar atau tidak sadar, sesungguhnya setiap saat Dia hadir dalam hidup kita. Berilah respons yang terbaik kepada-Nya selama ada kesempatan bagi kita. Biarlah kehidupan kita menjadi cerminan bahwa kita sungguh-sungguh mengenal dan mencintai Yesus. Bukalah dan lapangkanlah hati untuk menerima kebenaran Firman-Nya, Tetaplah siap melakukan apa yang Dia kehendaki. 

Bila kita menyadari bahwa selama ini masih banyak sisi hidup kita tidak berkenan kepada Tuhan, mari kita berbenah  dan berubah. Siapkan hati dan teruslah melakukan apa yang kita yakini bahwa itulah yang dia suruh lakukan. 

Setialah kepada-Nya.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan sanantiasa Dia memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Manusia Batiniah

7 Juli 2018

2 Korintus 4:16
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

Rasul Paulus mengungkapkan ada dua hal yang terus-menerus mengalami perubahan dalam diri kita, yaitu lahiriah dan batiniah.

Manusia lahiriah akan terus berubah. Fisik kita akan berkembang. Tetapi ada maksimumnya. Melewati titik maksimum itu, fisik dan lahiriah kita akan merosot. Apapun yang dilakukan, semuanya hanyalah memperlambat tercapainya titik maksimum itu. Pasti terjadi !

Oleh karena itu semua orang yang nampak gagah dan memiliki tubuh sehat dan kuat, ada saatnya merosotlah itu semua. Semakin hari semakin banyaklah pantangan-pantangan kita. Salah satu dalam bentuk makanan mungkin... ini tidak boleh !... itu batasi !... sebelah sana boleh tapi sedikit saja !... yang dalam kulkas untuk anak-anak dan cucu !... ini saja makan !... begitulah... harus kendalikan diri ! 

Karenanya banyak orang tidak bisa menerima kenyataan seperti ini, sehingga sering orang berkata, "Dulu ketika masih bisa makan, uang tak punya. Sekarang setelah ada uang, dilarang makan"... aduhhhh…

Terkadang itulah bedanya manusia dengan mesin. Mesin yang semakin tua semakin boros konsumsi bahan bakarnya. Dulu ketika masih baru, mobil dengan 1 liter bahan bakar bisa mencapai 12 km. Sekarang mobil yang sama setelah agak tua, 1 liter bahan bakar hanya bisa tempuh 7 km saja.. boros !

Sedangkan manusia.... yang masih muda bisa makan suka-suka dengan lauk apa saja... habis 2 piring bahkan nambah lagi. Sekarang setelah usia lanjut semakin harus berhikmat, berhemat dan minimalis... cukup setengah piring dengan lauk yang harus dibatasi. Bahkan ada orang dipaksa dan terpaksa memantangkan nasi... capek juga ya...

Tapi ada satu hal penting dalam diri kita yang terus dapat meningkat tanpa batas dan tanpa titik maksimum, yaitu manusia batiniah. Bahkan dikatakan Paulus: semakin dibaharui... luar biasa !

Image result for 2 cor 4:16 

Manusia batiniah kita ada dalam hati dan pikiran... hati dan pikiran yang terus dibaharui. Itulah yang membuat kita tidak tawar hati dan bersukacita hati tenteram. Hanya saja memang harus diperhatikan apa konsumsinya. Jangan salah !

Konsumsi utama dari hati dan pikiran kita adalah firman Tuhan.

Sebab itu... agar hati dan pikiran kita terus dibaharui, nikmatilah konsumsinya yang sebenarnya... firman Tuhan. Itu yang utama, tidak ada yang lain.

Oleh karena itu biar sajalah... jangan khawatir dengan fisik kita yang sudah melewati maksimum dan kini merosot. Imbangilah itu dengan perubahan batiniah yang semakin meningkat dan dibaharui. Dengan demikian kita tidak akan pernah bimbang dan khawatir dengan kemerosotan fisik kita yang secara alami memang begitu sifatnya.

Bagi kaum muda yang belum mencapai titik maksimum manusia lahiriahnya... masih terus berkembang fisiknya... ingatlah !... ada saatnya Anda juga akan capai titik itu. Pasti ! 

Oleh sebab itu bagi kaum muda... sejak sekarang bergaullah dan cintailah firman Tuhan sejak dini. Agar terbiasa dari sekarang mengkonsumsi firman Tuhan, sehingga ketika nanti mencapai titik maksimum itu... cepat atau lambat... sudah terbiasa konsumsinya firman Tuhan, sehingga tidak kaget nanti. Ini 100 % benar !

Jadi bagaimanapun kondisi kita saat ini... di level manapun manusia lahiriah kita... janganlah lupa perbaharuilah manusia batiniah kita dengan firman Tuhan dan dekat serta merapatlah kepada Tuhan Yesus Raja kita.

Ayo !!... Mari !!…

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menjaga, menyertai dan memberkati kita. Amin...

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Tuhan Jawab Yang TIdak Kita Pahami

6 Juli 2018

Yereremia 33:3
Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Ketika hendak makan, seorang ibu bilang kepada suaminya yang akan memimpin doa, ”Pa, doanya jangan lama-lama ya, singkat sajalah, sudah lapar ini...”

Maka suaminyapun ngebut dan singkat saja berdoanya. Tidak terdengar apa yang dia katakan dan tidak jelas apa yang dia doakan. Hanya kata ”amin” saja yang keras-keras dia ucapkan mengakhiri doanya. Lalu mereka makan dengan lahapnya.

Mungkin kitapun ada yang mirip-mirip seperti itu pengalamannya…

Berbicara dalam doa dengan Tuhan adalah hal yang sangat penting dalam hidup kita. Sama seperti seorang anak di dalam sebuah rumah tangga, anak perlu berbicara kepada orang tuanya, dan tentu juga sebaliknya. 

Akan terasa kering dan aneh jika ada seorang anak diam-diam saja atau hanya berbicara formalitas kepada orang tuanya. Dengan berbicara, akan terasa ada suatu hubungan yang baik dan ternikmatilah aliran menyejukkan antara orang tua dengan anaknya. 

 Image result for jer 33:3

Begitulah juga antara kita dengan Allah Bapa kita. Kita perlu berbicara, berdoa dan berseru kepada-Nya. Selain terbinanya hubungan yang baik antara kita dengan Tuhan melalui doa, ada saja hal-hal yang tak terpikirkan dan di luar dugaan dapat terjadi bila kita meminta dan berharap kepada Tuhan. Hanya saja masalahnya kita sering terlalu sibuk dan merasa mampu dengan diri sendiri, sehingga kita tidak berseru kepada Tuhan. Betapa banyak kita merasa tidak nyaman berdoa.

Rasakan dan nikmatilah setiap kata-kata doa kita. Berserulah senantiasa kepada Tuhan dengan keyakinan penuh. Senantiasalah berdoa kepada Tuhan serta lakukan bagian kita dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya nantikan berkat dan kuasa Tuhan. Pasti DIA mendengar !

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan Dia senantiasa beserta kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Apakah Cita-Citamu?

5 Juli 2018

1 Korintus 10:5-6
Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.
Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat.

Saya pernah berbicara dengan seorang anak sekolah minggu soal cita-cita. Dia katakan dengan antusias cita-citanya mau masuk jurusan Informatika. 

Dalam pikiran saya betapa hebat anak ini, masih SMP sudah punya cita-cita tinggi dan bagus. 

Lantas saya tanya lebih lanjut mengapa dia bercita-cita seperti itu.

Saya kaget mendengar alasannya, entah dia berkelakar atau belum memahami dalam usianya yang masih muda belia... atau apa ???

Dia katakan bahwa keinginannya masuk jurusan Informatika agar kelak mampu membuat dan menyebarkan virus-virus dan membuat antinya untuk dijual. Dengan cara itu dia akan cepat kaya raya.

Dalam hati saya berkata, "Ohhh Tuhan... harus dibina keinginan anak ini, namun otaknya harus diasah dan semangatnya harus dipelihara !

Rasul Paulus mengungkapkan bagaimana bangsa lsrael yang telah Tuhan pilih untuk keluar dari Tanah Mesir, namun banyak mereka ditewaskan di padang gurun... tak sampai di Tanah Perjanjian. Artinya apa yang dijanjikan tidak mereka terima, sebab hidup mereka tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Rasul Paulus mengatakan bahwa itu merupakan pembelajaran, sebagai contoh untuk mengingatkan kita agar hidup kita berkenan di hadapan Tuhan. Dan satu hal penting yang Rasul Paulus katakan dengan tajam adalah agar kita jangan menginginkan hal-hal yang jahat.

Apa arti menginginkan yang jahat, tentu dalam terang firman Tuhan bisa kita kaitkan dengan melihat cara hidup kita... pola pikir kita... pandangan kita... cita-cita kita... tujuan hidup kita... apa yang sedang kita lakukan dalam profesi kita... dan sebagainya. Allah dan kitalah yang tahu isi hati dan keinginan kita yang sebenarnya.

Keinginan jahat tidaklah selalu berarti berhubungan dengan tindak kriminal. Namun keinginan jahat itu sering datang dalam bentuk yang lebih halus dan mungkin saja tak nampak oleh orang. Sering mungkin muncul dalam hati dan pikiran kita bagaikan cita-cita anak tersebut di atas... atau dalam bentuk lain. Kenalilah diri kita !

Related imageOleh sebab itu marilah kita terus berpedoman kepada firman Tuhan. Turuti firman-Nya agar agar apapun yang terjadi dalam hidup kita, dan apapun situasi kita, dengan kekuatan dan penyertaan Tuhan, hidup kita tetap terpelihara dalam dua hal penting yaitu:
1. Hidup kita berkenan di hadapan Tuhan.
2. Kita terhindar dari keinginan dan cita-cita buruk, sebaliknya hidup dengan visi *membangun* orang lain.

Bersama Kristus, marilah kita terus…
• mengasah otak kita,
• memupuk semangat kita,
• membina hati kita,
• mengarahkan cita-cita kita.

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menjaga dan memelihara hati kita untuk tetap melakukan hal-hal yang mulia dan terpuji dalam hidup ini. Amin...

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...