Mengenal Yesus Face to Face


26 Desember 2019

Kolose 1:15
Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan

Adam sebagai manusia pertama diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Namun gambar dan rupa Allah dalam diri Adam telah hancur lebur dirusak oleh dosa.

Allah Yang Maha Kasih tidak meniggalkan manusia sebagai peta-Nya yang telah rusak. Untuk itu Tuhan Yesus Kristus datang menjadi manusia untuk menunjukkan dan memperlihatkan gambar dan rupa Allah. Allah yang tidak dapat kita lihat secara fisik hadir dan menjelmakan diri-Nya di dalam Yesus Kristus.

Oleh karena itu kedatangan Kristus menjadi lengkap dan sempurna. Yesus datang untuk menebus dosa kita dan sekaligus dalam diri-Nya kita melihat gambar dan rupa Allah. Itulah sebabnya mengapa Yesus berkata bahwa barangsiapa sudah melihat Dia... sudah melihat Bapa (Yahanes 14:9).

Meski kita tidak melihat Yesus sebagai manusia secara langsung karena beda zaman, tapi kita melihat dan mengenal Dia melalui firman-Nya yang tertulis. Dan alangkah beruntungnya kita, bahwa setiap orang yang telah percaya dan menerima Yesus, maka Roh Kudus ada dan bersekutu dalam hatinya.

Tinggal sekarang kita berada dalam masa penantian akan HARI BESAR, dimana Tuhan Yesus akan datang kembali dan di saat itulah kita akan melihat Yesus face to face dalam KEMULIAAN, dan kita akan bersama-sama hidup dengan Dia sampai selama-lamanya.
H A L L E L U Y A !

"Tuhan Yesus, sungguh aku merindukan HARI BESAR itu, namun sebelum itu tiba, ijinkanlah aku untuk semakin mengenal Engkau lebih dalam sebagai rupa dan gambar Allah, agar aku semakin serupa dengan Engkau... itulah semestinya menjadi kerinduan utamaku ya Yesus... Amin"

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus beserta kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Natal: Kasih Allah

25 Desember 2019

Yohanes 3:16 
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Karena kasih Allah yang besar. Allah ingin menyelamatkan manusia ciptaan-Nya yang telah rusak dan hancur oleh dosa. Itulah sebab dan alasan mengapa Yesus lahir.

Seluruh manusia sudah berada dalam cengkeraman dosa dan akibatnya maut telah menanti. Tinggal tunggu waktu saja. 

Kita meyakini bahwa hanyalah satu saja jalan atau cara agar bebas dari akibat dosa, yaitu melalui Kristus. Dan hal itu sudah Allah lakukan dengan sempurna.

Tinggal pilihan dan keputusan manusia saja untuk mau atau menolak anugerah Allah. Bolanya ada di manusia untuk dia selamat atau binasa.

Marilah kita bersyukur akan keselamatan kita. Di tengah-tengah keadaan dan kerinduan serta cita-cita kita, yang pertama dan utama adalah keselamatan jiwa kita, dan itu ada di dalam Yesus. 

Markus 8:36
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.

Percaya dan terimalah Dia. Bagi kita yang telah percaya dan menerima Yesus, mari saksikanlah dan kabarkanlah Dia.

SELAMAT HARI NATAL

Tuhan Yesus yang telah lahir, dan yang akan datang kembali menyertai hidup kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbin-Bandung

Menerima Terang


24 Desember

Yohanes 1:4-5 
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Bagaimana kita menghilangkan gelap?

Gelap tidak dapat kita angkat dan dipindahkan seperti benda lain. Gelap terjadi karena ketiadaan terang. Oleh karena itu gelap akan hilang bila ada cahaya atau sinar datang. Suasana akan menjadi terang jika ada berkas sinar.

Semenjak jatuh ke dalam dosa, maka kegelapan menguasai manusia. Gelap yang menguasai manusia tidak bisa dihilangkan begitu saja. Tidak bisa diangkat. Tidak bisa diusir. Haruslah datang yang dapat menghilangkannya. Yang menghilangkannya adalah TERANG. TERANG itu adalah Kristus. Bila gelap bertemu TERANG, maka terang akan menang. Itulah yang dimaksudkan Yohanes bahwa kegelapan tidak menguasainya... gelap tidak menguasai TERANG.

Oleh sebab itu, manusia yang berada dalam kegelapan akan dibebaskan dari kegelapan itu jika dia menerima TERANG. TERANG itu telah datang. Karena itu terimalah!

Bagi kita yang telah menerima TERANG itu, biarlah semakin terang dan semakin bercahaya menerangi sekeliling kita. 

Doa kita adalah agar jiwa-jiwa yang masih berada dalam kegelapan; dapat menerima TERANG itu... menerima Kristus yang telah datang dan akan datang kembali. Kita dipakai Allah untuk maksud itu.
M a r i l a h  ! !

Selamat menantikan Hari Natal.

Tuhan memberkati kita.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Firman Allah Menjadi Manusia Karena Kasih


23 Desember 2019

Yohanes 1:14  
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Salah satu yang tidak dapat diterima dari apa yang dikatakan dalam firman Tuhan adalah: Allah menjadi manusia di dalam Kristus

Bagi yang tidak percaya, selain hal ini tidak bisa dan tidak mungkin, maka hal ini merendahkan martabat Allah. "Bagaimana mungkin Allah Yang Maha Mulia menjadi manusia yang hina?...  begitu kata orang-orang yang tidak percaya.

Namun bagi kita adalah bahwa apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah. 

Pemahaman kita Allah menjadi manusia, hal tersebut merupakan tindakan kasih Allah yang memang sulit dipahami dan dicerna oleh pikiran kita yang sangat terbatas. 

Kalau kita bertemu dengan orang yang hebat yang mau merendahkan hatinya... seolah-olah dia tidak punya apa-apa, tentulah kita yang waras tidaklah merendahkannya, malah sebaliknya kita acungkan jempol... 👍 sebagai tanda hormat kita.

Jadi dengan datangnya Allah ke dunia ini sebagai manusia, semestinyalah kita bersyukur dan menghormati Dia... acung jempol sebesar apapun tidaklah cukup!

Sebab itu meski kita tidak melihat Yesus secara fisik karena kita berbeda jaman dengan saat kelahiran-Nya. namun kita yakin dan percaya... kita beriman akan hal itu. 

Kita berubah dari manusia lama menjadi manusia baru. Tuhan Yesus lahir di hati kita... kita lahir baru dengan cara menerima Yesus. Kelahiran-Nya dan karya Yesus dalam keselamatan kita adalah inti Injil yang sesungguhnya.
Puji Tuhan !

Percayalah kepada Tuhan Yesus, dan buka hati terimalah Dia. Bagi kita yang telah percaya dan telah menerima Yesus, mari kita syukuri itu! 

Betumbuhlah dalam proses pengenalan akan Kristus! Dengan demikianlah kita memuliakan Allah, yaitu jika kita menjadi anak-anak-Nya yang semakin serupa dengan Kristus.
Puji Tuhan.

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Sang Pemilik Merendahkan Diri,.. kita??

22 Desember 2019

Yohanes 1:10-12  
Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.

Pernah suatu kejadian kami berada di suatu rumah besar numpang menginap. Rumah itu dapat kami pakai dengan gratis, bahkan diberi makanan yang penuh gizi selama berada di tempat itu. Semua fasilitas lengkap dan dapat dipakai. Sungguh bersyukur dapat menikmati suasana di rumah itu.

Suatu pagi datang seorang bapak ke rumah itu dengan pakaian sederhana. Dia datang jalan kaki. Dia masuk ke pekarangan memeriksa sesuatu yang bagi kami kurang jelas apa itu. Kami mengira mungkin dia pegawai/petugas pemilik rumah itu. Bahkan ada yang curiga kalau-kalau pria itu ada maksud kurang baik.

Dalam sikap kami yang kurang sopan, kami diam saja. Kami asik dengan diri kami. Kami ngobrol. Kami ketawa-ketiwi. Kami hanyut dengan suasana masing- masing. Bahkan ada yang teriak-teriak.

Tak lama kemudian kami tidak melihat bapak itu. Tanpa kami sadari karena sibuk dengan aktifitas kami, rupanya dia sudah pergi entah kemana. 

Tak lama setelah itu, kami baru tahu bahwa bapak tadi adalah pemilik rumah itu. Dia rupanya datang untuk memeriksa air, listrik, dan sebagainya. Dia sebetulnya datang untuk memastikan agar kami yang menumpang di rumahnya tidak kekurangan apa yang baik. 

Sungguh mulia hatinya. Kami ada penyesalan juga mengapa tadi kami tidak peduli?... mengapa kami tidak tegur sapa dengan bapak itu?... mengapa kami tidak beri senyuman dan bilang selamat pagi?... "Mengapa ohhhh mengapa?..." 
Seperti lantunan syair lagu cengeng dan sedih muncul.

Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia ini. Dia datang dengan merendahkan diri serendah-rendahnya. Dia datang habis-habisan dalam kemiskinan. dan derita.

Di sisi lain, orang-orang di dunia ini terlalu sibuk dengan dirinya. Mereka tidak sadar bahwa mereka hanya singgah dan menumpang sementara saja di bumi ini. Tidak peka dengan kehadiran dan lahirnya JURUSELAMAT. Padahal Dia yang datang adalah SANG PEMILIK.

Hal ini mengingatkan kita, bahwa kita yang telah percaya dan terima Yesus adalah orang beruntung.

Sebab itu mari kita semakin mengenal Kristus. Tugas kita adalah mengabarkan dan menyaksikan kepada orang-orang di dunia ini bahwa SANG PEMILIK dunia ini telah datang dan akan datang lagi sesuai waktu-Nya. Dia sedang menyiapkan tempat yang sempurna bagi kita di seberang SANA.

Diiringi oleh keyakinan yang kokoh, didukung oleh doa, dan dengan hikmat surgawi, serta kuat kuasa Roh Kudus, kiranya kesaksian kita dapat membawa jiwa-jiwa kepada Kristus. 
Tetaplah semangat !

Harapan kita agar semakin banyak orang-orang percaya dan menerima Yesus untuk menjadi anak-anak Allah... menjadi bagian dari murid-murid Yesus.
S e m o g a !

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tetap semangat bersaksi!

Tuhan menyertai kita.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Mari Berperan

21 Desember 2019

Matius 1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Peran Yusuf sebagai ayah Yesus, tidak banyak ditulis, hanyalah di awal-awal saja dicatat dalam Injil. Selanjutnya tidak ada peran Yusuf tercatat. Namun demikian, pastilah banyak perbuatan Yusuf beserta Maria dalam merawat Yesus. Terutama di awal-awal Yesus lahir. 

Sungguh banyak tantangan dan pergumulan Yusuf, diawali dengan niat memutuskan pertunangannya secara baik-baik dengan Maria yang sedang hamil. 

Setelah menjadi keluarga, kemudian Jusuf dan Maria harus berjalan jauh untuk memenuhi panggilan kewajiban sensus. Di tengah jalan Maria tiba saatnya untuk melahirkan, namun  tidak ada tempat yang tersedia. Akhirnya kandang domba jadi pilihan. 

Setelah Yesus lahir, ada ancaman pembunuhan yang direncanakan raja Herodes terhadap Yesus. Lalu Yusuf sebagai ayah disuruh Allah menolong Maria dan bayi Yesus untuk lari ke Mesir. Mereka berada di tengah-tengah tekanan ketakutan. Yusuf lakukan semua tanggungjawabnya dengan baik dan sepenuh hati.

Kisah Yusuf, tidak lengkap tertera dalam Alkitab. Memang begitulah... seolah tidak perlu banyak ditulis tentang dia untuk diketahui. Yang penting dia telah lakukan dan telah  dipenuhi apa perannya dengan baik.

Begitulah seharusnya juga dengan kita, agar tidak ada menyelip keinginan dalam hati dan pikiran untuk diingat-ingat dan dibesar-besarkan seolah kita berjasa. Sebaliknya yang perlu selalu kita ingat-ingat adalah bahwa Allah sungguh baik bagi kita. Ingatlah selalu akan kasih setia-Nya. 

Yang penting juga adalah agar peran dan apa yang kita lakukan, itu semua sesuai dan memenuhi apa yang Allah mau dan apa yang Dia inginkan dari kita. Itu saja.

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus beserta kita.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Yang Terpenting Tercatat Dalam Kitab Kehidupan


20 Desember 2019

Mikha 5:2  
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. 

Matius 2:6 
"Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."

Betlehem kota kecil yang mungkin tidak diperhitungkan secara ekonomi dan jauh dari ketenaran dan kepopuleran, telah ditetapkan dan dipilih menjadi tempat lahir Tuhan Yesus. 

Oleh karena Tuhan Yesus Kristus, kota Betlehem menjadi icon, paling tidak akan senantiasa disebut setiap kita merayakan Natal. Sepantasnyalah kota Betlehem dicatat dengan tinta emas.

Orang-orang sederhana, meski tidak ternama dan jauh dari apa yang disebut sebagai popularitas, namanya sudah tercatat dengan tinta emas dalam KITAB KEHIDUPAN.
Puji Tuhan.

Oleh karena itu, bagi kita yang telah percaya dan telah menerima Kristus, yang namanya sudah tercatat dalam KITAB KEHIDUPAN, mari kita menjadi icon, dalam mewartakan Kerajaan Allah, kita menjadi murid Kristus yang taat, kita terus setia berperan melipatgandakan murid dan pekerja bagi Kristus.
S e m o g a  !

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati kia.
Amin.

Salam dan doa,
Alsmta Singarimbun – Bandung

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...