Berdoa Tak Putus-Putus

12 November 2018

Efesus 3:16
Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu.

Rasul Paulus berdoa agar Tuhan meneguhkan dan menguatkan jemaat Efesus. Doa adalah salah satu kebutuhan pokok jemaat untuk bertumbuh.

Hal yang sama juga kita butuhkan. Kita butuh berdoa bagi orang lain dan juga berdoa bagi diri sendiri. Kitapun perlu didoakan oleh orang lain. Kita saling mendoakan. Itu kita lakukan agar pertumbuhan iman kita tetap terpelihara dan tidak jenuh dengan rutinitas hidup ini.

Bila tidak mungkinkan bagi kita memiliki waktu khusus secara khusuk berdoa, sebetulnya di tengah-tengah kesibukanpun kita bisa menaikkan doa-doa kita. Tuhan dengar semua doa kita di dalam nama Yesus.

Oleh sebab itu saat ini juga mari kita ambil waktu sejenak untuk berdoa menyembah Tuhan... memuji-muji Dia. Bersyukurlah kepada-Nya. Setelah itu panjatkanlah doa bagi orang lain dan doakan diri kita.

Teruslah lakukan hal itu. Biarlah kita senantiasa berdoa dengan segenap beban yang ditaruh Tuhan dalam hati kita.

Efesus 6:18b
Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus.

Selamat belajar.
Selamat bekerja
Selamat beraktifitas. 
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Tuhan Pembela Orang-orang yang Dikasihi-Nya

11 November 2018

Mazmur 35:1  
Dari Daud. Berbantahlah, TUHAN, melawan orang yang berbantah dengan aku, berperanglah melawan orang yang berperang melawan aku!

Jika kita tidak memahami siapa Daud dalam kedekatan dan kerinduannya akan Allah, seakan-akan ayat di atas menyiratkan bahwa Daud seorang yang cengeng. Seolah-olah Daud kekanak-kanakan... dia melibatkan Tuhan dengan masalahnya. Begitu beraninya Daud menyuruh-nyuruh Tuhan menghadapi orang yang melawan dia. Sepertinya Tuhan miliknya pribadi.

Akan tetapi jika kita memahami hati Daud dalam kerinduannya akan Tuhan, maka ayat di atas menjadi berkat dan menginspirasi kita untuk dekat dengan Tuhan. Daud mengandalkan Tuhan sepenuhnya.

Daud sebagaimana kita pada umumnya, dia juga penuh pergumulan dan pernah berbuat kesalahan seperti kita. Daud tidaklah sempurna. Alkitab begitu gamblang memaparkan dosa Daud. Alkitab tidak menutup-nutupi kesalahan Daud.

Akan tetapi Daud sungguh senantiasa bangkit dan bangkit dari gagalnya dia. Dia tidak berdiam ketika dia menyadari bahwa dia salah dan berdosa. Dia berseru kepada Tuhan.

Kita juga... dalam berbagai keterbatasan kita, marilah kita juga bersikap dan bertindak seperti Daud. Mari kita terus memperbaharui hubungan kita dengan Tuhan. 
Add caption

Tuhan SANG PEMILIK memiliki kita sepenuhnya. Tuhan Allah Bapa kita. Sebab itu sesungguhnya kitapun dapat bersikap seperti Daud... bahwa Allah itu seolah milik kita secara pribadi. Kita intim dengan Dia. Kita diijinkan berkeluh kepada-Nya. Kita dapat mengadu kepada Dia untuk membela kita. Tuhan adalah alamat dan tempat kita berteduh. Tuhan... dan hanya Tuhan yang dapat memuaskan kita.
Terpujilah Engkau Tuhan...!!!

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan PEMBELA kita senantiasa menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa.
Alamta Singarimbun-Bandung

Jangan Meneruskan Info Menyesatkan - Hoax

10 November 2018

Efesus 5:6
Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.

Dewasa ini informasi tentang apa saja begitu mudah kita dapatkan. Bahkan orang sedang makan apa dan di mana, kita mengetahuinya. Sebelum makan, difoto dulu apa yang dimakan lalu dikirim kepada orang-orang tertentu. 

Beberapa aktifitas difoto dan diberi komentar, lantas dikirim. Tentu hal ini tidaklah apa-apa. Di satu sisi ada positifnya karena dapat mempererat kita yang berjauhan. 

Hanya saja yang sering menjadi masalah adalah banyak informasi yang salah yang kita terima. Tanpa pertimbangan penuh kita termakan dan tersesat. Informasi itu bahkan sering langsung kita kirim juga sehingga menyebarlah ke semua pelosok. Berita hoax adalah salah satu kesesatan yang marak dimasa kini. Hoax merupakan berita yang tidak benar dan cenderung memutarbalikkan fakta tentunya menyesatkan jika pendengar/pembaca berita percaya dan ikut menjadi penerus hoax jika menyebarkan berita itu.

Tanpa kita sadari kita jadi tersesat dan ikut berpatisipasi menyesatkan.

Rasul Paulus menegaskan agar kita jangan disesatkan oleh apapun dan oleh siapapun. Paulus mengingatkan agar kita tidak termakan dan tidak terseret oleh kata-kata hampa... kata-kata kosong. Terlebih tentunya kitapun jangan menyesatkan orang. 

Memamg kita tidaklah bermaksud membuat orang tersesat, kita tidak mengarang-ngarang kabar-kabar dusta. Akan tetapi kemungkinan menyesatkan melalui ikutnya kita mengirim kabar bohong tanpa pertimbangan sangat bisa terjadi. 

Sebab itu kita harus hati-hati. Rasul Paulus katakan berkaitan dengan hal itu adalah: mendatangkan murka Allah... Allah melarang.

Sebab itu marilah kita waspada dan peka...
• Jangan mau disesatkan.
• Jangan menyesatkan.
• Jangan berpartisipasi menyebarkan penyesatan.

Ingatlah bahwa ciri-ciri kita sebagai anak-anak Allah adalah membuka diri terhadap kebenaran dan hidup dalam kebenaran serta menyampaikan kebenaran. Itulah gaya kita. Itulah tanggung jawab kita. Begitulah semestinya tampilan dalam dan tampilan luar kita.

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan berkati... Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Takut Kagum Hormat Kepada PENCIPTA

9 November 2018

Mazmur 104:24
Betapa banyaknya perbuatan-Mu, ya Tuhan, sekaliannya Kau jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaanMU

Bumi yang nampaknya besar, tetapi bila dilihat dari besarnya tata surya, sungguh amat kecil. Jika dibandingkan dengan galaksi, terasa lebih kecil lagi, sekecil virus barangkali. Apalagi bila dibandingkan dengan alam semesta ini... apalah yang akan kita katakan tentang betapa kecilnya bumi ini?... 
Ya ampun... betapa kecilnya saya ! !

Orang banyak bertanya dimana sesungguhnya batas alam semesta ini. Seandainya batas itu ditemukan, mungkin muncul pertanyaan selanjutnya, “Apa yang ada setelah batas itu ?” 

Sungguh hal ini pertanyaan yang sulit untuk dijawab dan mungkin tak akan pernah terjawab. Berdasarkan data yang ada, ada suatu ukuran sampai dimana telah terdeteksi dimensi alam semesta ini, dan dimensi itu mungkin akan bertambah terus seiring bertambahnya kemajuan ilmu yang terkait. Jadi tidak akan pernah tertemukan dimana batasnya. 

Kekaguman kita akan besarnya alam semesta ini, tentu kita akan lebih kagum lagi kepada SIAPA yang membuatnya. 

Ada berbagai pendapat tentang terbentuknya alam semesta ini, tetapi tetaplah pertanyaan penting: SIAPA di balik itu yang menciptakannya ?  

Firman Tuhan dengan jelas menyatakan bahwa alam semesta, dimana bumi ada di dalamnya, diciptakan oleh ALLAH. Allah menciptakannya dengan berfirman. Allah membuat semuanya teratur. 

Sadarkah kita bahwa saat ini kita berada dalam sebuah planet bumi yang terus menerus bergerak?

Dalam perhitungan kasar dan sederhana, kecepatan bumi kita mengelilingi matahari adalah  sekitar 298,71 m/detik = 1.075 km/jam. Lebih besar dari kecepatan pesawat terbang. Sama besarnya dengan sekitar 10 kali kecepatan jika kita berkendaraan di jalan toll dengan kecepatan 100 km/jam. 
Luar biasa Allah kita !!!

Jika bumi ini meleset dari peredarannya dan menabrak planet lain, apalagi menabrak matahari, menjadi apakah kita? Kita akan hancur lebur.  

Tetapi Allah yang memelihara kita sehingga kita aman terus menerus berpiknik ria dengan “pesawat bumi” ini. Seandainya kita harus membayar, berapa tagihan yang harus kita bayar setiap bulan? 

Tidak itu saja.  Allah juga menyediakan sarana lain agar kita dapat nyaman hidup di bumi ini. 

Menyadari fakta ini, sudahkah kita takut dan kagum serta hormat kepada Allah sebagaimana mestinya? 

Selamat belajar.
Selamat bekerja
Selamat beraktifitas. 
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Tidak Tawar Hati

8 November 2018

2 Korintus 4:1 
Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

Tawar hati adalah hal yang sering membuat kita bekerja atau melayani setengah-setengah... tidak semangat. Kita tidak melakukan apa yang terbaik. Tidak maksimal berbuat.

Penyebab tawar hati banyak. 
Mungkin karena keletihan fisik. 
Mungkin karena merasa apa yang kita lakukan tidak dihargai. 
Mungkin karena merasa jenuh. 
Mungkin karena merasa apa yang dilakukan tidak sebaik apa yang orang lakukan.
Mungkin karena pangkat kita tidak naik-naik.
Mungkin hasil usaha kita tidak sesuai harapan.
Mungkin karena upah kita kecil.
Ada banyak kemungkinan lain.

Rasul Paulus mengatakan bahwa apa yang dia lakukan dalam pelayanannya, itu dia terima dari Allah. Itu semua karena kemurahan Allah. Itulah yang membuat dia tetap antusias dan bergairah melakukannya. Dia tidak tawar hati. Semua dari Tuhan dan untuk Tuhan.

Apa yang sedang kita kerjakan?
Bagaimana bentuk pelayanan kita saat ini?
Berapa penghasilan kita?
Apa kata orang tentang apa yang sedang kita lakoni?
Semua itu tidak mempengaruhi kualitas pekerjaan dan pelayanan kita, bila kita sadari bahwa itu semua dari Tuhan. Tuhan mempercayakannya kepada kita.

Penilai dan Juri utama atas hidup kita adalah Allah. Oleh karena itu sebetulnya kualitas pekerjaan dan mutu hidup kita mestinya tetap terjaga dan baik adanya. Kita tetap bersemangat dan tidak tawar hati. Mutu hidup kita tidak sekedar diletakkan atas dasar apa kata orang. 
Apa kata Tuhan tentang kita itulah yang utama.

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Ada Tuhan Yesus disini!!

7 November 2018

Yohanes 2:9-10 
Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

Ada beberapa kejadian di sebuah pesta dimana makanan kurang. Penyelenggara pesta berusaha untuk menambah makanan dengan berbagai cara, sebab makanan adalah salah satu lambang kemegahan pesta. Suksesnya sebuah pesta sering diukur dari nikmatnya makanan yang dihidangkan. Bila tidak cukup atau kurang nikmat, tuan rumah pesta merasa kurang enak dan sampai ada yang merasa malu. Para tamu undanganpun sering membicarakannya dari sisi penilaian negatif.

Begitulah juga dengan kejadian di sebuah pesta di Kana. Mereka kekurangan anggur. Anggur merupakan kelengkapan dalam pesta mereka. Jika kurang, ini alamat kurang baik bagi pemilik pesta.

Tetapi syukurlah. Mereka beruntung sebab Yesus ada di pesta itu. Tuhan Yesus menyelamatkan pemilik pesta dari pergunjingan para tamu, bahkan mendapat pujian. Tuhan Yesus memenuhi kebutuhan mereka dengan menjadikan anggur dari air.

Berubahnya air menjadi anggur oleh Yesus sungguh luar biasa. Air yang memiliki rumus kimia H2O berubah menjadi gugus karbon yang lebih kompleks. Komponennya berubah. Ini hebat dan ajaib ! 

Bahkan dikatakan bahwa anggur yang dibuat Yesus lebih baik. Para tamu sampai heran dengan berkata, "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

Para tamu tidak tahu bahwa anggur yang mereka nikmati bukanlah anggur yang disiapkan pemilik pesta sebelumnya, tetapi anggur itu baru saja dibuat Yesus dengan bahan dasar air. Mereka tidak sadar ada Yesus Yang Maha Kuasa di antara mereka.

Yesus senantiasa hadir di antara kita. Bahkan Dia ada di hati kita. Kehadiran-Nya menjadi jawaban atas pergumulan hidup kita. Sekalipun ada orang di sekitar kita tidak percaya dan tidak suka kepada Yesus, namun kita tidak akan pernah merasa malu dan tidak merasa dipermalukan. 

Dalam posisi terjepit, galau, perasaan sesak dan kehilangan akal, kita dimampukan mendapat kelegaan dengan kehadiran Yesus.
Puji Tuhan !

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Kristus senantiasa menyertai dan memberkati kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Kasih Karunia Demi Kasih Karunia

6 November 2018

Yohanes 1:16
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.

Ada seorang yang mengidamkan sesuatu dalam hidupnya. Karena begitu inginnya, sampai hal itu mengendap di dalam hati dan menjadi pikirannya setiap hari.

Suatu malam dia bermimpi apa yang diinginkannya terjadi. Dia amat senang. Tetapi begitu bangun, dia sadar bahwa semua itu mimpi belaka. Dia sangat kecewa. Sampai dia berpikir dan protes mengapa Tuhan beri itu hanya dalam mimpi? Kapankah itu jadi nyata?

Lama dia merenungkan akan rasa kecewanya terhadap mimpi itu. Namun akhirnya dia sadar bahwa sesungguhnya semuanya adalah anugerah dan kasih karunia semata. 

Tidak ada dasar bagi kita untuk protes kepada Tuhan jika apa yang kita inginkan belum tercapai. 

Tidak ada dasar pula bagi kita untuk menyombongkan diri jika apa yang diinginkan tercapai.

Bagi kita yang percaya kepada Kristus meyakini bahwa apa yang diberikan Tuhan itulah yang terbaik. Semuanya kasih karunia dan anugerah. Bagian kita tekun bekerja dan sungguh-sungguh melayani, hasilnya bergantung apa kata Tuhan.

Bila kita meyakini ayat di atas (Yohanes 1:16), sesungguhnya sungguh indah dan damai hidup ini. Hidup ini adalah kasih karunia demi kasih karunia.

Yang penting kita lakukan selalu adalah berpikir baik dan melakukan apa yang terbaik dari kita. Maksimumkan dan optimalkan pekerjaan dan pelayanan kita dengan talenta dan kasih karunia-Nya. Tetap rajin bekerja. Semangat berkarya. Serius beriman. Tetaplah berhati seorang pelayan dan bertumbuh dalam firman-Nya dan taatlah. Itu saja !

Apakah Tuhan akhirnya memberikan apa yang kita idamkan... terserah Dialah itu. Tuhan baik...

Biarlah Tuhan bebas memperlakukan kita sebagaimana Dia mau. Yang jelas Tuhan penuh kasih sayang. Tak pernah berkurang kasih sayang-Nya untuk kita dapat menjalani hidup ini sebagamana Dia berkehendak.
Tuhan sayang kita.
Tuhan peduli kita.
Tuhan memihak kita.

Apa yang kurang?

Yang sering berkurang adalah semangat bekerja kita. 
Yang sering turun adalah antusiasme kita melakukan apa yang baik dan bermanfaat. 
Yang sering menciut adalah iman dan pengharapan kita.

Mari kita lanjutkan hidup kita dengan tekun bekerja dan hati damai berdasarkan kasih karunia demi kasih karunia.

Mari kita menuju sukses versi Tuhan

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. 
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

RENUNGAN

KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB

11 April 2024   KRISTEN PROGRESIF vs AJARAN ALKITAB   Beberapa hari ini kita dimarakkan dengan viralnya video yang menayangkan wawancara den...