15-Mar-2017
Matius 7:24-27
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia
sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah
itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak
melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas
pasir.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah
itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
Setelah banyak hal yang difirmankan Yesus dalam khotbah-Nya
di Bukit, Dia mengakhirinya dengan mengucapkan kata kunci: melakukan atau tidak
melakukan.
Tuhan Yesus mengatakan masalah yang dihadapi semua orang sama saja yaitu hujan datang dan
berakibat banjir.
Yang melakukan
apa yang didengar dikatakan bijaksana.
Rumah yang didirikan tetap kokoh karena memiliki dasar yang kuat... batu keras.
Yang tidak melakukan
apa yang didengar dikatakan bodoh.
Rumah yang didirikannya rubuh...
hanyut... karena dasarnya tidak kuat... pasir.
Para sahabat... mari kita membangun diri kita dengan dasar
yang teguh yaitu belajar terus untuk taat
melakukan apa yang kita dengar... apa yang kita tahu.
Tentu sering ada banyak kendala dan keterbatasan kita dalam
ketaatan. Betapa sering kita gagal melakukan apa yang Tuhan mau.
Begitulah memang realitanya proses hidup kita. Tidak langsung memang kita
sempurna bijaksana seperti Yesus maksudkan. Sesekali masih saja disana-sini
kebodohan kita terlihat dan terasa. Janganlah
putus asa sahabat yang baik... Semua itu proses. Marilah kita bangkit lagi dan semangat kembali. Marilah
kita perbaharui lagi penyerahan hidup kita kepada-Nya. Marilah kita saling
mengingatkan dan saling mendoakan.
Dalam keterbukaan dan pengakuan betapa kita tidak berdaya
dan kita datang kepada Yesus meminta kekuatan, serta kitapun saling
mengingatkan dan saling mendoakan... itulah pilar-pilar kita menuju bijaksana yang diinginkan Yesus.
Roh Kudus akan menuntun dan menguatkan kita dalam proses
menjadi orang bijaksana. Berilah diri kita terus dipimpin Roh Kudus. Puji
Tuhan...
Selamat bekerja dan selamat berkarya...
Selamat melayani...
Allah Bapa menyertai dan memberkati kita. Amin...
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun - Bandung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar